Gara-gara Rekor Baru Covid-19, China Hukum 26 Pejabatnya

Yati Maulana | Senin, 27/12/2021 12:03 WIB


China juga meminta pertanggungjawaban empat pejabat partai terkait pengendalian Covid-19. Warga Negara China (foto: dw.com)

JAKARTA - Pemerintah China khususnya di wilayah Kota Xian, Provinsi Shaanxi, memberi sanksi disiplin pada setidaknya 26 pejabat setempat. di lingkungan Pemerintah Kota Xian, Provinsi Shaanxi, China, dikenai sanksi disiplin. Hal itu dilakukan setelah melonjaknya kasus Covid-19 hingga memicu rekor baru di China dalam 21 bulan terakhir.

Menurut media China hari ini seperti dikutip dari Antara, otoritas pengawasan disiplin Partai Komunis China (CPC) Komite Kota Xian juga telah meminta pertanggungjawaban empat pengurus partai terkait upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19.

Kota di wilayah barat China yang dihuni 13 juta jiwa itu diberi pembatasan total atau lockdown sejak Kamis, 24 Desember 2021 lalu. Hingga Minggu (26/12) di China terdapat 162 kasus baru COVID-19, sebanyak 152 kasus di antaranya di Provinsi Shaanxi.

Dengan demikian kasus positif COVID-19 di China secara keseluruhan mencapai 101.277 kasus, termasuk 2.158 orang dirawat di rumah sakit dan 13 di antaranya dalam kondisi parah. Angka kesembuhan COVID-19 di China sejak 2020 mencapai 94.483 orang dan kematiannya 4.636 orang.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Otoritas kesehatan Kota Xian menyebutkan kasus positif COVID-19 varian Delta tersebut berasal dari penerbangan nomor PK854 dari Islamabad, Pakistan, tujuan Xian pada 4 Desember. Kluster Xian telah menyebar ke dua kota di Provinsi Shaanxi, Provinsi Guangdong, dan Beijing.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Varian Omicron Pemerintah China Kasus Covid