Kembangkan Usaha,Ratusan UMKM Belitung Dapat Dampingan dari Untar

Asrul | Senin, 27/12/2021 09:40 WIB


Tim dari Universitas Tarumanagara (Untar) melakukan penadampingan kewirausahaan terhadap 100 usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Pendampingan kewirausahaan di Belitung (Foto: Ist)

Jakarta - Tim dari Universitas Tarumanagara (Untar) melakukan pendampingan kewirausahaan terhadap 100 usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari kegiatan Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2021, yang diselengggarakan Ditjen Dikti Ristek, Kemdikbudristek.

Dosen Program Studi Manajemen Untar, Mei Ie menuturkan, kebanyakan UMKM di Belitung bergerak di bidang Food and Beverage (FnB), dan telah memiliki kualitas produk yang sangat baik.

"Apalagi bila kualitas produk dibarengi dengan kemasan memadai yang menampilkan informasi dengan baik dan lengkap, maka hal tersebut akan lebih dapat meningkatkan kelas dari produk UMKM tersebut," terang Mei Ie dalam keterangan yang diterima pada Minggu (26/12).

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam

Namun di lain sisi, proses penjualan produk kebanyakan dilakukan dengan sistem pre-order. Yang mana sebenarnya dapat membantu para pelaku usaha untuk memaksimalkan modal dan mengurangi production cost atau biaya produksi, hingga menghindari kerugian dalam jumlah besar.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

"Dengan sistem penjualan seperti ini, terdapat juga dampak yang dapat membuat jalannya UMKM menjadi kurang optimal. Yaitu tidak adanya ketersediaan produk semisal terdapat konsumen yang ingin membeli secara tiba-tiba," kata dia.

"Jadi dapat disimpulkan bahwa permasalahan umum yang ditemukan pada UMKM di Belitung adalah terkait dengan digitalisasi, kemampuan menjangkau pasar, penggunaan kemasan produk, serta penerapan manajemen persediaan yang kurang optimal," imbuh dia.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Senada dengan Mei, dosen Prodi Manajemen Untar Hetty Karunia Tunjungsari menyebut pendampingan ini menjadi jalan keluar bagi ratusan UMKM di Belitung, untuk meningkatkan kinerjanya.

Sehingga, nantinya dapat memasarkan produknya dengan menggunakan sarana media sosial sesuai dengan perkembangan teknologi yang terjadi, meningkatkan loyalitas konsumen karna kualitas dan kemasan produk yang baik, serta dapat menjangkau pasar lebih luas dengan manajemen persediaan yang optimal.

"Menyadari betapa penting UMKM untuk naik kelas, maka akan lebih baik lagi jika kegiatan pendampingan kewirausahaan untuk UMKM dapat dilakukan secara intensif, baik di wilayah Belitung ataupun di wilayah-wilayah lainnya," tutup Hetty.

Untuk diketahui, tim pendampingan kewirausahaan Untar juga diisi oleh Dosen Prodi Ilmu Hukum Ariawan Gunadi; Dosen Desain Komunikasi Visual Anny Valentina, dan mahasiswa Prodi Manajemen Atalya Fransiska.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pendampingan Kewirausahaan Universitas Tarumanagara Mei Ie Kabupaten Belitung