Pemuda Ujung Gebang Sulap Tempat Sampah Jadi Tempat Wisata

Tim Cek Fakta | Kamis, 09/12/2021 20:11 WIB


Banyak pemuda kreatif dan inovatif, karena itu pemuda harus dilibatkan secara aktif dalam pembangunan desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (tengah) bersama para pendamping desa. Foto: humas/katakini.com

INDRAMAYU – Pemuda Desa Ujung Gebang menjadi contoh peran pemuda desa dalam pembangunan desa dan kembangkitan ekonomi desa, dengan menyulap pantai yang semula menjadi tempat sampah menjadi tempat wisata yang mengundang banyak wisata dari dalam dan luar desa

"Desa wisata pantai ini dulunya tempat sampah yang saat ini sudah bagus dan bersih. Para pemuda-pemuda di desa ini begitu kompak karena mereka bergerak untuk membersihkan welama 5 bulan untuk ngurusin sampah ini hingga menjadi desa wisata," begitu jelas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Abdul Halim Iskandar ketika mengunjungi Desa Wisata Ujung Gebang, usai melakukan ziarah makam pionir transmigrasi di Desa Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Kamis (9/12/2021).

Menurut Gus Halim – sapaan akrab Abdul Halim Iskandar- dalam pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, pemerintah desa harus bersama-sama dengan warga desa, termasuk para pemuda desa.

“pemuda memiliki banyak kelebihan. Pemuda mampu berpikir out of the box (berpikir diluar kebiasaan). Banyak pemuda kreatif dan inovatif, karena itu pemuda harus dilibatkan secara aktif dalam pembangunan desa.” jelas Gus Halim.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Gus Halim kemudian mencontohkan peran pemuda di Desa Ujung Gebang, Indramayu yang telah bergotong royong membersihkan pantai yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah hingga bersih dan menjadi tempat wisata. Desa Wisata Ujung Gebang yang memiliki Pantai Plentong dan di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) akan sangat menguntungkan bagi desa dan warga desa.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Menurut Gus Halim, banyak dampak dari desa wisata dalam kemajuan desa. Diantaranya yakni meningkatnya PAD desa, desa menjadi terkenal, pengalaman baru bagi warga masyarakat dan generasi muda dan sejumlah dampak kemajuan lainnya.

"Dampak yang baik inilah yang dibutuhkan untuk percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Oleh karena itu, saya mengajak agar desa wisata terus dikembangkan," katanya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Turut menyertai Gus Halim dalam kesempatan tersebut, Bupati Indramayu Nina Agustina, para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemendes PDTT diantaranya yakni Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid, Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Aisyah Gamawati, Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan (PDP) Sugito, Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Eko Sri Haryanto, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Harlina Sulistyorini, Kepala BPSDM itu Luthfiyah Nurlaela dan Inspektur Jenderal Ekamawati serta pejabat dari Kemendes PDTT dan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemuda Ujung Gebang tempat wisata tempat sampah