Pele Kembali Masuk Rumah Sakit

Akhyar Zein | Kamis, 09/12/2021 06:30 WIB


Pihak rumah sakit juga mengatakan pemain sepak bola yang diakui secara internasional itu dalam kondisi stabil. Legenda sepak bola Brasil Edson Arantes do Nascimento, yang dikenal sebagai Pele, telah dirawat di rumah sakit untuk pengobatan tumor usus besar yang diidentifikasi sebelumnya(File: Nelson Almeida / AFP/.aljazeera.com)

JAKARTA - Pele kembali ke rumah sakit di Brasil, ia akan menjalani pengobatan tumor usus besar, dimulai pada bulan September, ketika pemenang Piala Dunia tiga kali menghabiskan waktu hampir sebulan setelah operasi pengangkatan tumor.

Menurut catatan dari Rumah Sakit Israel Sao Paulo Albert Einstein, tempat Pele dirawat dan dirawat pada hari Rabu, pria berusia 81 tahun itu akan "melanjutkan" perawatannya.

Rumah sakit tidak merinci lebih lanjut tentang perawatannya, tetapi mengatakan Pele harus dipulangkan "dalam beberapa hari ke depan".

Pihak rumah sakit juga mengatakan pemain sepak bola yang diakui secara internasional itu dalam kondisi stabil.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Pada saat dirawat di rumah sakit bulan September, dokter mengatakan Pele perlu menjalani kemoterapi sebagai bagian dari perawatannya. Tumor itu ditemukan selama pemeriksaan rutin pada akhir Agustus.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Selasa lalu, kantor pers legenda sepak bola itu mengatakan dia diperiksa di rumah sakit.

Pada 17 November, Pele membagikan foto di media sosialnya yang mengatakan bahwa dia "sangat baik" dan "merasa lebih baik setiap hari". Ia juga berterima kasih kepada para penggemar atas doa dan dukungannya. (AA)

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pele tumor usus besar kondisi stabil kemoterapi