Sedikitnya 22 Tewas Dalam Serangan di Kamp Pengungsi di Kongo

Akhyar Zein | Senin, 29/11/2021 20:18 WIB


Anggota kelompok bersenjata menembaki para pencari suaka dan banyak orang melarikan diri dari kamp File foto. Tentara Republik Demokratik Kongo berbaris pada 31 Desember 2013 di Eringeti menuju garis depan di Beni untuk melawan Pasukan Demokrat Sekutu. (Foto: AFP/thedefensepost.com)

JAKARTA - Sedikitnya 22 warga sipil tewas Minggu dalam serangan pemberontak di timur laut Republik Demokratik Kongo.

Koperasi untuk Pembangunan Kongo (CODECO) melakukan serangan terhadap kamp pengungsi Ivo di negara bagian Ituri, media lokal melaporkan.

Anggota kelompok bersenjata menembaki para pencari suaka dan banyak orang melarikan diri dari kamp.

Pekan lalu, serangan di kamp yang sama mengakibatkan tewasnya 29 warga sipil.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Presiden Felix Tshisekedi mengumumkan pengepungan militer di negara bagian Kivu Utara dan Ituri pada 7 Mei untuk memastikan keamanan karena meningkatnya kekerasan.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Pejabat sipil di wilayah tersebut diberhentikan dan digantikan oleh pejabat militer sebagai bagian dari pengepungan.

Kelompok-kelompok bersenjata telah berusaha untuk menguasai emas, kobalt dan ranjau lainnya di wilayah tersebut selama hampir 20 tahun melalui serangan dan bentrokan di timur Republik Demokratik Kongo, yang berbatasan dengan Rwanda, Uganda dan Burundi.(AA)

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
CODECO tewas pengepungan pencari suaka