Bank Online N26 Jerman Berhenti Beroperasi di AS

| Kamis, 18/11/2021 19:07 WIB


Bank, yang telah berada di bawah pengawasan ketat oleh regulator Jerman, mengatakan penawaran untuk 500.000 pelanggannya di Amerika Serikat akan dihentikan mulai 11 Januari. Logo N26 terlihat dalam ilustrasi ini yang diambil 6 Januari 2020. (Foto: CNA)

katakini.com - Bank online yang berbasis di Jerman "N26" akan memfokuskan perusahaannya terhadap bisnis Eropa dan akan menghentikan operasinya di AS setelah alami kemunduran pada tahun ini khusunya di wilayah tersebut.

Bank, yang telah berada di bawah pengawasan ketat oleh regulator Jerman, mengatakan penawaran untuk 500.000 pelanggannya di Amerika Serikat akan dihentikan mulai 11 Januari.

Sebelumnya pada bulan November, regulator keuangan Jerman BaFin memerintahkan N26 untuk membatasi jumlah pelanggan yang dibutuhkan hingga 50.000 per bulan dan menunjuk perwakilan khusus kedua untuk memantau bank.

Pada bulan September, BaFin didenda sebesar 4,25 juta euro ($ 4,98 juta) atas laporan adanya penyimpangan dalam kontrol pencucian uang, yang dilansir dari Reuters.

Baca juga :
Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui

Mengutip dari CNA, Sebelum pengumuman Kamis tadi, N26 mengatakan memiliki lebih dari 7 juta pelanggan di 25 pasar.

Baca juga :
K3 MPR RI Kaji Pasal 33 UUD 1945, Dorong Ekonomi Berkeadilan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank N26 Berhenti Beroperasi di AS