Perlu Keseimbangan Agar Lonjakan Harga Batu Bara tidak Menekan Kegiatan Industri Domestik

Akhyar Zein | Kamis, 07/10/2021 21:48 WIB


“Sekarang justru yang menjadi tantangan bagaimana batu bara di dalam negeri agar industri tetap kompetitif, karena kalau terlalu tinggi juga industri dalam negeri kesulitan untuk memperoleh energi karena terlalu mahal,” ujar Menko Airlangga. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (foto: kompas.com)

Jakarta, Katakini.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan kenaikan harga batu bara saat ini juga menjadi tantangan karena dapat meningkatkan pengeluaran industri domestik untuk memperoleh sumber energi.

Usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, Menko Airlangga Hartarto mengatakan perlu ada keseimbangan antara sektor, agar lonjakan harga batu bara tidak berbalik menekan kegiatan industri dalam negeri.

“Sekarang justru yang menjadi tantangan bagaimana batu bara di dalam negeri agar industri tetap kompetitif, karena kalau terlalu tinggi juga industri dalam negeri kesulitan untuk memperoleh energi karena terlalu mahal,” ujar Menko Airlangga.

Terlepas dari hal itu, Menko Airlangga melihat di sisi lain bahwa meningkatnya harga batu bara telah memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional karena Indonesia merupakan negara penghasil batu bara. Melonjaknya harga komoditas batu bara juga menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Saat ini, kata Menko Airlangga, pemulihan ekonomi domestik terus berlanjut. Hal itu juga didukung dengan tren penularan kasus Covid-19 yang terus menurun.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Karena itu, lanjut dia, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk membuka aktivitas ekonomi di beberapa wilayah seperti Bali dan Kepulauan Riau.

Secara nasional, indikator makro ekonomi juga menunjukkan pemulihan terus bergulir.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

“Indikasi ekonomi meningkat, PMI (Purchasing Manager Index) sudah 52,5 persen (per September 2021), kemudian juga kita lihat kredit dari pada konsumen. Berarti juga penerimaan juga sudah meningkat. Kemudian kita lihat mobilitas meningkat, jumlah visitor ke mal itu juga sudah meningkat, dengan semua kegiatan ini meningkat diperkirakan ekonomi akan tumbuh positif,” kata Menko Airlangga.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
batu bara sumber energi ekonomi