Sebagian Wilayah di Wonogiri Mulai Alami Kekeringan Parah

akhyar | Minggu, 12/09/2021 07:20 WIB


Sebelumnya diberitakan, BMKG memprakirakan wilayah Jawa Tengah secara umum akan memasuki musim hujan pada bulan Oktober 2021. Ilustrasi. Sejumlah warga harus berjalan jauh dari rumah mengambil air untuk konsumsi rumah tangga (foto: realitarakyat.com)

Semarang, Katakini.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Semarang mencatat sejumlah wilayah di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mulai mengalami kekeringan dalam kriteria ekstrem.

"Wilayah yang masuk kriteria kekeringan ekstrem mengalami hari tanpa hujan di atas 60 hari," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko di Semarang, Sabtu.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Wonogiri yang masuk dalam kriteria kekeringan ekstrem meliputi Wuryantoro, Giriwoyo, Purwantoro, Kismantoro, Eromoko, Plumbon, Slogohimo, Bulukerto dan Puhpelem.

Pada dasarian I September 2021 ini, kata dia, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada dalam kondisi dengan curah hujan kategori ringan.

Baca juga :
Pezeskhian: Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Sebelumnya diberitakan, BMKG memprakirakan wilayah Jawa Tengah secara umum akan memasuki musim hujan pada bulan Oktober 2021.

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

Sifat musim hujan pada periode 2021/2022 ini diprakirakan normal.

Adapun durasi musim hujan, diprakirakan akan berlangsung sekitar 5 hingga 9 bulan.

Baca juga :
Iran Beri Hak Istimewa untuk Rusia dan China di Selat Hormuz

Musim hujan paling awal diprakirakan terjadi pada akhir September. Sementara puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Januari 2022.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BMKG Wonogiri kekeringan ekstrem