Bantuan ke Afghanistan, Qatar akan Operasikan Penerbangan

Asrul | Minggu, 05/09/2021 19:27 WIB


Qatar muncul sebagai lawan bicara utama antara negara-negara barat dan Taliban, setelah mengembangkan hubungan dekat dengan kelompok militan itu dengan menjadi tuan rumah kantor politiknya sejak 2013. Sebuah pesawat Qatar Airways bersiap untuk lepas landas dari ibu kota Afghanistan, Kabul, sehari sebelum pejuang Taliban memasuki kota. (Foto berkas: AFP)

Dubai, katakini.com - Qatar menerbangkan bantuan kemanusiaan ke Kabul dan akan mengoperasikan penerbangan bantuan harian ke Afghanistan selama beberapa hari ke depan, menyediakan pasokan yang dibutuhkan menyusul jeda dalam banyak bantuan barat karena pengambilalihan Taliban bulan lalu.

Qatar muncul sebagai lawan bicara utama antara negara-negara barat dan Taliban, setelah mengembangkan hubungan dekat dengan kelompok militan itu dengan menjadi tuan rumah kantor politiknya sejak 2013.

Sebuah penerbangan bantuan Qatar yang membawa pasokan medis dan produk makanan tiba di Kabul pada Sabtu (4 September) dan Duta Besar Qatar untuk Afghanistan Saeed bin Mubarak Al Khayareen berada di bandara untuk kedatangannya, kata kementerian luar negeri Negara Teluk.

Qatar telah membantu membuka kembali bandara, yang ditutup selama beberapa hari setelah pengangkutan udara yang dipimpin Amerika Serikat terhadap warganya, warga Afghanistan dan warga negara lainnya berakhir bulan lalu.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Setengah dari 40 juta orang Afghanistan, termasuk 10 juta anak-anak, membutuhkan bantuan kemanusiaan pada awal tahun ini, Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan akhir bulan lalu, menambahkan bahwa kebutuhan diperkirakan akan meningkat. (Reuters)

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Qatar Afghanistan Pasukan Taliban