Dua ABK WNI Korban Eksploitasi Ditampung KBRI Muscat

akhyar | Sabtu, 04/09/2021 09:01 WIB


Menurut pernyataan KBRI Muscat, keduanya nekat terjun dari Kapal dan berenang ke darat karena pemilik kapal melarang ABK keluar dari Kapal. Meminta Perlindungan KBRI, 2 ABK Indonesia di Oman nekat terjun ke laut. (foto: KBRI Muscat)

Jakarta, Katakini.com - Dua anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia yang bekerja pada kapal ikan China berbendera Oman sudah dalam keadaan aman dan telah dilindungi di tempat penampungan KBRI Muscat, Oman.

"Saat ini kedua ABK telah dilindungi di shelter KBRI Muscat," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu  Judha Nugraha, Sabtu.

Pihak KBRI, lanjut dia, juga telah berkomunikasi dengan pihak perusahaan untuk meminta pertanggungjawaban dan pemenuhan hak-hak para ABK.

Sebelumnya, dua anak buah kapal yang bekerja pada kapal ikan China berbendera Oman dikabarkan terjun ke laut untuk menghindari diskriminasi dan dugaan ekploitasi yang dilakukan pemilik kapal.

Baca juga :
3 Gunung Paling Angker di Pulau Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut

Menurut pernyataan KBRI Muscat, keduanya nekat terjun dari Kapal dan berenang ke darat karena pemilik kapal melarang ABK keluar dari Kapal.

Baca juga :
Kemenhub Terus Pantau Penerapan Piece Concept Garuda Indonesia

KBRI Muscat mengatakan kedua WNI itu bernama Santo Tamba dan Kurniadi.

KBRI Muscat juga menyebutkan kedua ABK itu menerima gaji di bawah standar minimum pekerja di Oman.(Antara)

Baca juga :
DPR Soroti Siswi Alami Gangguan Ingatan Diduga Akibat Bakteri Makanan MBG
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ABK kapal ikan terjun