Pemerintah Akui Utang Pemerintah Meningkat untuk Penanganan Covid-19

Budi Wiryawan | Selasa, 31/08/2021 16:08 WIB


Vaksinasi diperlukan untuk menghadapi kemungkinan pandemi menjadi endemi. Ilustrasi rupiah.

Katakini.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akui jika memang utang pemerintah terus meningkat. Kenaikan ini disebabkan penanganan Covid-19 membutuhkan dana besar.

"Memang utang meningkat karena Covid-19," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (31/8/2021).

Lanjutnya, Covid-19 masih menjadi faktor yang sangat menentukan kondisi perekonomian Indonesia tahun 2021-2022. Untuk itu, vaksinasi terus diakselerasi sebagai salah satu upaya mencapai herd immunity agar aktivitas ekonomi pulih.

“(Vaksinasi) Indonesia sudah di 96,5 juta (dosis). Menurut Menkes nanti akan diupayakan dalam minggu ini akan mencapai menembus di atas 100 juta sehingga kita mungkin akan masuk dalam negara yang di atas 100 juta vaksinasinya,” kata Sri Mulyani.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Vaksinasi diperlukan untuk menghadapi kemungkinan pandemi menjadi endemi. Sehingga, pemerintah fokus untuk terus melindungi keselamatan masyarakat dalam menghadapi risiko Covid-19 yang masih penuh ketidakpastian.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

“Hanya bagaimana semua negara mendesainnya. Apa triggernya untuk dari pandemi menjadi endemi atau ini akan menjadi kasus yang memang pasti akan tidak hilang begitu saja, namun ancaman terhadap jiwa dan kemudian dampaknya terhadap sosial ekonomi harus bisa diminimalkan,” jelasnya.

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kementerian Keuangan Utang Pemerintah Covid 19