Bank Indonesia Nilai Cadangan Devisa Mampu Jaga Sistem Keuangan

Budi Wiryawan | Jum'at, 06/08/2021 16:23 WIB


Cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ilustrasi Rupiah (Istimewa)

Katakini.com - Hingga akhir Juli 2021, Cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD137,3 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Juni 2021 sebesar USD137,1 miliar.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Erwin di Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Peningkatan posisi cadangan devisa pada Juli 2021 antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond Pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa.

Baca juga :
RI Berbelasungkawa atas Gugurnya Tentara Prancis di Lebanon: Hormati Gencatan Senjata

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Cadangan Devisa Bank Indonesia Erwin Haryono