Kakak-beradik Asal Indonesia Juara Turnamen Panahan Berkuda di Turki

Akhyar Zein | Senin, 21/06/2021 13:22 WIB


Panahan Berkuda atau biasa disebut Horseback Archery merupakan olahraga tradisional atau dalam pergaulan internasional disebut Ethno Sport. Atlet panahan berkuda Indonesia menerima piala juara pertama dalam 2nd Circular Track Horseback Archery Cup 2021 di Ankara. (Dok. KPBI - ndnstoday.com)

JAKARTA, Katakini.com - Tiga atlet Indonesia, yang juga kakak-beradik, menjadi juara dalam turnamen panahan berkuda (Horseback Archery) “2nd Circular Track Horseback Archery Cup 2021” yang digelar oleh Performance Horseback Archery Academy di Ankaram Turki pada 18-19 Juni 2021.

Mereka adalah Kharisma Zaky yang menjadi juara pertama kategori senior serta Arsa Wening, 14, dan Arum Nazlus Shobah, 13, yang masing-masing menjadi juara pertama dan kedua kategori junior.

Alda Amtha, Ketua Umum Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia (KPBI), mengatakan salah satu kunci sukses Tim Indonesia adalah doa dan pelatihan penuh disiplin ketat.

“Alhamdulillah, kemenangan kita di Turki tahun ini pada masa pandemi melengkapi prestasi KPBI di forum panahan berkuda dunia di mana pada 2019 kami juga juara II internasional yang diadakan World Horseback Archery Federation di Iran,” kata Alda dalam siaran persnya yang diterima Anadolu Agency pada Senin.

Baca juga :
De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim Akibar Cedera Kronis

Panahan Berkuda atau biasa disebut Horseback Archery merupakan olahraga tradisional atau dalam pergaulan internasional disebut Ethno Sport.

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai

KPBI sendiri mewakili Indonesia sebagai anggota organisasi panahan berkuda dunia World Horseback Archery Federation (WHAF).

Alda menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Jenderal Kebudayaan RI yang telah membantu perizinan sehingga pada masa pandemi KPBI bisa mengikuti pertandingan di Turki.

Baca juga :
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

KPBI sendiri berada dibawa binaan Kemendikbud sebagai penggiat olahraga tradisional atau Ethno Sport.

“Terima kasih juga kepada semua pihak, termasuk Kedutaan Besar RI di Ankara, Turki, yang selalu mengapresiasi semua aktivitas KPBI di Turki serta Komite Permainan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) yang sama-sama menggiatkan Ethno Sport di Indonesia,” ujar Alda.

Saat ini, tim Indonesia masih berada di Turki untuk bersiap kembali ke Tanah Air.

Sesuai protokol Covid-19, setibanya di Tanah Air, tim akan menjalani masa karantina lebih dulu sebelum kembali ke rumah masing-masing dan dinyatakan bebas Covid-19.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
kakak beradik Horseback Archery Turki