Moge Tabrak Mobil dan Motor di Puncak Tidak Mau Tunjukkan STNK

Akhyar Zein | Minggu, 23/05/2021 20:20 WIB


Motor Harley Davidson bernomor polisi F 4552 ED itu menabrak, usai melakukan konvoi dari arah Puncak menuju Jakarta. Ilustrasi konvoi moge. (foto: skeeze/CNN Indonesia)

Katakini.com - Motor gede (moge) Harley Davidson menabrak mobil dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor dan tiga pesepeda motor di Jalan Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

"Korban terdiri dari empat orang laki-laki dan satu perempuan, mereka yang menumpang kendaraan roda dua, sekarang sudah berada di RSPG Cibeurem," ujar salah satu dari tiga penumpang mobil Satpol PP yang ditabrak, Kasi Pembinaan Linmas Prayoga Santoso.

Kecelakaan itu, tepatnya terjadi di Kampung Warungkaleng, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, di Jalan Raya Puncak arah Jakarta.

Motor Harley Davidson bernomor polisi F 4552 ED itu menabrak, usai melakukan konvoi dari arah Puncak menuju Jakarta.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Menurut Prayoga, motor Harley Davidson melaju dari arah Puncak menuju Jakarta dengan kecepatan tinggi. Sebelum menabrak kendaraan Dinas Satpol PP, moge ini juga telah menabrak tiga unit kendaraan roda dua.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Peristiwa kecelakaan itu saat ini ditangani Unit Laka Lantas Ciawi. Sedangkan, korban kecelakaan dan pengendara Harley Davidson diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan.

Pengendara motor Harley Davidson yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Puncak hingga mengakibatkan empat kendaraan menjadi korban itu, tak mau menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara

Sopir mobil Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor Luvky mengatakan, setelah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan pada bagian mobil tersebut, pihaknya sempat menanyakan surat kendaraan moge tersebut.

"Tapi pengendara moge tidak mau memberikan STNK, malah menawarkan KTP," ujar Luvky.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Moge Puncak STNK