Islamofobia Meningkat, Masjid di Prancis Jadi Target Pembakaran

akhyar | Rabu, 05/05/2021 07:02 WIB


Pintu masuk masjid rusak akibat serangan pembakaran yang dilakukan pada malam hari Petugas membersihkan gafiti anti-Islam di pusat Kebudayaan Islam Avicenna, Rennes, Prancis. (Foto: AFP)

PARIS, Katakini.com - Sebuah masjid di kota Albertville, tenggara Prancis pada Senin malam menjadi target serangan pembakaran, kata pengurus masjid itu dalam sebuah pernyataan di media sosial.

Menurut pernyataan tersebut, pintu masuk masjid yang dikelola oleh Konfederasi Islam Milli Gorus (CIMG) itu rusak akibat serangan pada malam hari dan tidak ada korban luka akibat serangan tersebut.

Seseorang terlihat di kamera keamanan membakar pintu masjid, kata CIMG, menambahkan bahwa polisi telah diberitahu dan mereka telah melakukan pengaduan.

Pernyataan itu mengatakan penyelidikan diluncurkan atas insiden itu dan berharap para pelakunya akan dibawa ke pengadilan.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

CIMG telah dikritik oleh pemerintah dan politisi karena menolak menandatangani Piagam Prinsip Islam Prancis dengan alasan bahwa hal itu menyudutkan umat Islam.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Masjid Arrahma di kota Nantes Prancis juga mengalami serangan pembakaran pada 9 April.

Grafiti Islamofobia digambar di dinding masjid di kota Rennes dua kali dalam 20 hari bulan lalu.(AA)

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Islamofobia membakar pintu masjid Prancis