Arab Saudi Tetap Larang Kedatangan dari 20 Negara Ini

Asrul | Jum'at, 23/04/2021 07:31 WIB


Arab Saudi telah melakukan 16.352.116 tes PCR, termasuk 58.507 dalam 24 jam sebelumnya. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putranya Mohammed bin Salman (Foto: Hassan Ammar/AP)

Jeddah, katakini.com - Penerbangan internasional  Arab Saudi  kembali beroperasi pada pukul 1 pagi pada 17 Mei 2021. Namun begitu, Negeri Petro Dolar itu akan tetap melarang kedatangan internasional dari 20 negara yang sebelumnya sudah dilarang.

Negara terlarang, yang disebutkan oleh Kementerian Dalam Negeri, adalah: Argentina, UEA, Jerman, Amerika Serikat, Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India dan Jepang.

Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan warga tentang apakah penangguhan perjalanan akan berlanjut.

Warga non-warga negara, diplomat, praktisi kesehatan, dan keluarga mereka yang bepergian dari negara-negara yang terdaftar telah ditolak masuk ke Kerajaan sejak 3 Februari.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Larangan tersebut berlaku untuk penumpang yang tiba yang telah melewati salah satu negara terlarang dalam 14 hari sebelum mereka mendaftar ke Kerajaan. memasuki Kerajaan.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

Sementara itu, pegawai Kementerian Pendidikan yang belum menerima vaksin COVID-19 harus diidentifikasi dan dimasukkan ke dalam daftar, surat kabar online Saudi Ajel melaporkan.

Keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya resmi untuk memastikan kembali ke sekolah normal dengan cepat, sambil menjaga kesehatan dan keselamatan siswa dan staf.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara

Menteri Pendidikan Hamad Al-Asheikh sebelumnya meminta pegawai kementerian untuk mengatur vaksinasi pada awal tahun ajaran mendatang.

Otoritas Saudi pada Rabu melaporkan 12 kematian tambahan terkait dengan COVID-19. Korban tewas sekarang mencapai 6.858. Kementerian Kesehatan melaporkan 1.028 kasus baru, yang berarti 408.038 orang telah tertular penyakit tersebut, di mana 9.818 masih aktif.

Dikatakan 431 kasus baru berada di Riyadh, 220 di Makkah, 157 di Provinsi Timur dan 45 di Madinah. 824 pasien lainnya sembuh dari penyakit tersebut, sehingga jumlah kesembuhan total menjadi 391.362.

Arab Saudi telah melakukan 16.352.116 tes PCR, termasuk 58.507 dalam 24 jam sebelumnya.

Klinik kesehatan Saudi yang didirikan oleh kementerian sebagai pusat pengujian atau pusat perawatan telah membantu ratusan ribu orang di seluruh Kerajaan sejak wabah pandemi.

Warga Saudi dan ekspatriat di Kerajaan terus menerima suntikan vaksin virus corona, dengan 7.537.798 orang telah diinokulasi sejauh ini. (Arab News)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arab Saudi Penerbangan Internasional Timiur Tengah Indonesia