
Demonstran anti-kudeta menyiapkan busur dan anak panah darurat untuk menghadapi polisi di kotamady kota Thaketa Yangon, Myanmar, Sabtu, 27 Maret 2021. (foto: AP)
Katakini.com - Kelompok masyarakat sipil pengawas tahanan politik di Myanmar menyampaikan warga yang tewas dalam demonstrasi menentang kudeta militer sudah mencapai 738 orang sejak 1 Februari lalu.
Dalam laporannya Selasa dini hari, Asosiasi Pendamping untuk Tahanan Politik (AAPP) menyampaikan tambahan satu orang tewas menyusul kekerasan yang terjadi di Myanmar. AAPP juga melaporkan hingga 19 April, total 3.261 orang telah ditahan.Dari jumlah itu, 75 orang dijatuhi hukuman dan 970 lainnya telah dikeluarkan surat perintah penangkapan. Sementara itu, media lokal The Irrawady melaporkan lebih dari 1.500 penduduk desa dari Kota Momauk, negara Bagian Kachin telah meninggalkan rumah mereka akibat pertempuran sengit antara Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) dan militer Myanmar.
Senin, 07/09/2026
Sabtu, 05/09/2026
Selasa, 01/09/2026