Kelompok Cendekiawan Muslim Desak Afganistan, Taliban Setop Berperang

Akhyar Zein | Selasa, 13/04/2021 17:40 WIB


IUMS meminta pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban membiarkan orang-orang Afghanistan menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang Sekretaris Jenderal Persatuan Internasional untuk Cendekiawan Muslim (IUMS) Ali Moheiddin al-Qaradagh. ( foto: Anadolu Agency )

Katakini.com - Persatuan Internasional untuk Cendekiawan Muslim (IUMS) mendesak pihak-pihak yang bertikai di Afghanistan berhenti berperang selama Ramadhan.

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Jenderal IUMS Ali al-Qaradaghi meminta pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban untuk membiarkan warga Afghanistan menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa pertempuran dan kekerasan.

"IUMS mendesak [pihak yang bertikai] untuk mencapai rekonsiliasi yang komprehensif dan adil berdasarkan ajaran Alquran, prinsip kenabian, dan referensi dari para ulama," kata al-Qaradaghi, Senin.

Dia menambahkan bahwa IUMS menganggap pemerintah dan Taliban bertanggung jawab menjaga keamanan di Afghanistan, jadi mereka harus mengupayakan yang terbaik untuk orang-orang Muslim [Afghanistan]."

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

Kekerasan di Afghanistan belum mereda meskipun perundingan perdamaian intra-Afghanistan diluncurkan sejak September lalu untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Dialog itu dimulai setelah kesepakatan AS-Taliban yang dicapai pada Februari 2020 menjanjikan penarikan semua pasukan asing dari negara yang dilanda perang itu dengan imbalan jaminan keamanan.(Anadolu Agency)

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Afghanistan Taliban IUMS