
Warga Filipina memakai masker pelindung dan pelindung wajah sebagai bentuk perlindungan terhadap penyakit virus korona (COVID-19) berjalan di sepanjang jalan pasar di Manila, Filipina.(foto Reuters)
Katakini.com - Satgas Covid-19 Filipina akan menangguhkan kedatangan turis asing dan beberapa warga negaranya yang hendak pulang menyusul lonjakan baru kasus Covid-19 dan meningkatkan infeksi varian baru.
“Warga negara asing dan warga Filipina yang bukan pekerja di luar negeri tidak akan dapat memasuki Filipina mulai 20 Maret hingga 19 April,” Satgas Covid-19 Filipina dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam.
Namun demikian, peraturan tersebut mengecualikan pejabat resmi pemerintah asing, pekerja Filipina yang kembali dari luar negeri, dan kasus-kasus yang dianggap darurat.
Satgas mengatakan peningkatan kasus signifikan sejak awal 2021 di negaranya sangat mungkin terjadi akibat ketidakpatuhan terhadap standar protokol Kesehatan.
Hal tersebut, kata Satgas, terjadi terutama saat pertemuan, peningkatan mobilitas warga, keterlambatan deteksi dan isolasi pasien yang terinfeksi, dan masuknya varian SARS-CoV-2 yang dikhawatirkan memiliki potensi meningkatkan penularan.
Menurut siaran pers Departemen Kesehatan (DOH) pada Jumat lalu, terdapat 59 kasus baru positif untuk varian B 1.1.7 (varian Inggris), 32 kasus tambahan positif untuk varian B.1.351 (varian Afrika Selatan), dan satu (1) kasus positif untuk varian P.1 (varian Brasil ).
Dewan Penerbangan Sipil Filipina pada Selasa memutuskan membatasi kedatangan penumpang di bandara internasional Manila hingga maksimum 1.500 per hari dari 18 Maret hingga 19 April untuk membantu menahan penyebaran Covid-19.
Filipina sejauh ini mencatat 631.320 orang kasus Covid-19 dan 12.848 kematian.(Anadolu Agency)
Jum'at, 10/04/2026