Kongres AS Selidiki Subsidi `Batu Bara Bersih`

Akhyar Zein | Selasa, 16/03/2021 07:38 WIB


Kongres Amerika sedang menyelidiki subsidi miliaran dolar untuk apa yang disebut Gambar penggunaan batubara untuk pembangkit listrik

Katakini.com - Tiga senator fraksi Demokrat meminta penyelidikan itu setelah rangkaian Laporan Khusus kantor berita Reuters pada Desember 2018 mengungkap bahwa banyak pembangkit listrik yang membakar batu bara bercampur kimia, yang oleh para pendukung disebut "batu bara bersih", mengeluarkan lebih banyak polusi daripada sebelumnya. Padahal, campuran kimia digunakan untuk mengurangi polusi asap.

Lembaga nirlaba independen, Resources for the Future, kemudian mengukuhkan laporan Reuters itu. Mereka menyimpulkan bahwa pembangkit listrik, yang menggunakan “batu bara bersih”, tidak mengurangi polusi merkuri, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida ke tingkat yang disyaratkan oleh program pengurangan pajak.

Kantor Akuntabilitas Pemerintah, cabang investigasi Kongres, kini sedang memeriksa program itu, yang telah menguntungkan perusahaan yang berinvestasi dalam operasi batubara olahan itu, termasuk Goldman Sachs dan JP Morgan.

Hasil investigasi itu sangat mungkin menentukan apakah Kongres akan memperpanjang pengurangan pajak, yang akan habis masa berlakunya pada akhir tahun ini.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban
Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
senator pembangkit listrik kimia