Satu Polisi Tewas Dalam Kontak Tembak Dengan Teroris MIT di Poso

Akhyar Zein | Kamis, 04/03/2021 16:52 WIB


Satu orang anggota Brimob Polri bernama Brigadir Anumerta Herlis tewas dalam kontak tembak pada Rabu Aktivitas Personel TNI POLRI di Pos Komando Taktis Satuan Tugas Operasi Madago Raya, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. (Foto :VOA)

Katakini.com - Kontak tembak kembali terjadi antara Satuan Tugas Madago Raya dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Desa Gayatri, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Satu orang anggota Brimob Polri bernama Brigadir Anumerta Herlis tewas dalam kontak tembak pada Rabu

“Brigadir Anumerta Herlis gugur karena terkena tembakan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah, Komisaris Besar Didik Supranoto kepada Anadolu Agency, Kamis.

Pada Senin lalu, kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan kelompok Ali Kalora juga terjadi di kecamatan yang sama sehingga menyebabkan dua teroris dan satu prajurit TNI tewas.

Baca juga :
De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim Akibar Cedera Kronis

Satgas Madago Raya masih memburu sembilan orang dari kelompok ini yang masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai

Menurut Didik, Satgas Madago Raya telah berusaha mengepung pergerakan dari kelompok ini.

“Kalau dilihat dari perkembangan kontak tembak pertama dan kedua itu kan masih terjadi di kecamatan yang sama, berarti mereka tidak bisa terlalu jauh karena semua personil sudah berupaya mengepung,” tutur Didik.

Baca juga :
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

MIT merupakan kelompok teroris yang berbasis di wilayah Poso yang kini dipimpin oleh Ali Kalora.

Pendiri kelompok ini, Santoso, telah tewas dalam baku tembak pada Juli 2016.

Kelompok ini diduga bertanggungjawab atas pembunuhan dan pembakaran yang menewaskan empat orang di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada akhir November 2020.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengubah sandi operasi pengejaran kelompok ini menjadi Operasi Madago Raya sejak 1 Januari 2021, meneruskan Operasi Tinombala yang sudah berlangsung sejak Januari 2016.(Anadolu Agency)


Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kontak tembak Ali Kalora kelompok