Pertumbuhan Uang Beredar Pada Januari Melambat

Akhyar Zein | Selasa, 23/02/2021 11:02 WIB


Faktor yang memengaruhi hal tersebut adalah perlambatan tagihan bersih kepada pemerintah pusat Ilustrasi

Katakini.com – Bank Indonesia (BI) mengumumkan uang beredar pada Januari melambat dibanding periode yang sama tahun lalu, meski masih tumbuh positif.

Dalam pengumuman BI, posisi uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari tercatat sebesar Rp6.761,0 triliun atau tumbuh 11,8 persen, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya sebesar 12,4 persen.

“Perkembangan tersebut terutama disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan uang kuasi,” ujar BI.

Uang kuasi tumbuh sebesar 9,7 persen, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,5 persen, terutama pada instrumen simpanan berjangka.

Baca juga :
Bagaimana Hukum Meminta Kematian saat Ditimpa Ujian Berat?

Sementara itu, komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) tumbuh 18,7 persen pada Januari, meningkat dari 18,5 persen pada bulan sebelumnya.

Baca juga :
Ini Manfaat Berjemur di Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh

Menurut BI, faktor yang memengaruhi hal tersebut adalah perlambatan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Pada Januari, pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah sebesar 54,8 persen, menurun dari capaian bulan sebelumnya sebesar 66,9 persen.

Baca juga :
18 April 2026: Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Sementara itu, pertumbuhan kredit pada Januari 2021 membaik meski masih pada fase kontraksi, ujar BI.

Perbaikan tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang kontraksi 2,1 persen, berkurang dari kontraksi 2,7 persen pada bulan sebelumnya.(Anadolu Agency)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
uang beredar kuasi tagihan