Israel Larang Vaksin Covid-19 Masuk ke Jalur Gaza

Akhyar Zein | Selasa, 16/02/2021 13:22 WIB


Menurut Menteri Kesehatan Palestina, pihak berwenang melarang 2.000 dosis vaksin memasuki Gaza Sejumlah pelajar putri melakukan senam pagi dengan menjaga jarak sosial ketika sebagian sekolah dibuka kembali di tengah wabah penyakit virus corona di kamp pengungsi di Kota Gaza, Palestina.(foto Reuters)

Katakini.com - Menteri Kesehatan Palestina Mai Alkaila  mengatakan  pada Senin bahwa Israel melarang masuknya 2.000 dosis vaksin Covid-19 yang dikirim oleh pemerintah ke Jalur Gaza.

Alkaila mengatakan kementerian meminta otoritas pendudukan Israel bertanggung jawab atas tindakan sewenang-wenang yang bertentangan dengan semua hukum dan perjanjian internasional.

Dia mencatat bahwa kementerian mengirim 2.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia ke Jalur Gaza, tetapi dilarang masuk oleh otoritas pendudukan.

Menteri kesehatan mengatakan dosis itu ditujukan untuk staf medis di Gaza yang bekerja di unit perawatan intensif (ICU) khusus pasien Covid-19 dan mereka yang bekerja di unit gawat darurat.

Baca juga :
Trump Sebut China Dukung Pembukaan Blokade Permanen Selat Hormuz

Alkaila menekankan bahwa kementerian, bersama organisasi internasional,  masih berupaya untuk menekan Israel agar mengizinkan masuknya vaksin ke Gaza sesegera mungkin.

Baca juga :
Marak Kekerasan Perempuan Online, Pemerintah Perketat Pengawasan Platform Digital

Palestina telah melaporkan 168.444 kasus Covid-19 dan 1.936 kematian sejak awal pandemi Maret lalu.(Anadolu Agency)

Baca juga :
Pemerintah Batasi Pengunjung di TN Komodo, Menhut Jelaskan Alasannya
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
2.000 dosis vaksin Sputnik V Gaza