Gerindra Senayan Ingatkan Pentingnya Mengubah Cara Pandang Mendidik Anak

| Jum'at, 20/11/2020 12:03 WIB


Kalangan dewan berharap peringatan Hari Anak Sedunia bisa menjadi momen penting untuk kembali mengingatkan hak-hak anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti (Foto: Humas DPR)

Jakarta, katakini.com - Kalangan dewan berharap peringatan Hari Anak Sedunia bisa menjadi momen penting untuk kembali mengingatkan hak-hak anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Anggota DPR RI Novita Wijayanti berharap, world children`s day bisa meningkatkan kesehatan dan kebahagian anak-anak Indonesia.

"Seperti peruntukannya ya kan, peringatan Hari Anak Sedunia dibuat untuk mengubah cara pandang masyarakat dalam memperlakukan anak," kata dia dalam keterangannya, Jumat (20/11).

Novita juga berharap, momen ini dijadikan untuk meningkatkan kesehatan dan kebahagian anak sebagai generasi penerus bangsa kedepannya.

Baca juga :
Selesai Renovasi, Peron Jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor Kembali Operasi

Peringatan Hari Anak Sedunia ini bukan saja ditujukan kepada orang tua, melainkan semua pihak.

Baca juga :
Mengapa Hari Keterampilan Pemuda Sedunia Diperingati Setiap 15 Juli?

Mulai dari tenaga pendidik, pemuka agama, publik figur, tenaga kesehatan, termasuk pemerintah melalui para kementerian terkaitnya.

"Juga masyarakat sipil ikut mengambil tanggung jawab untuk membangun dunia yang lebih baik bagi anak-anak," jelas legislator dari Dapil Cilacap-Purwokerto itu.

Baca juga :
Trump Ancam Terus Serang Iran jika Ogah Berunding

Karena itu, dirinya berharap, di tengah kemudahan informasi dan digitalisasi seperti sekarang ini, sudah seharusnya anak-anak mendapat perhatian dan kasih sayang yang lebih, khususnya pada tingkat lingkungan masyarakat.

"Sehingga, anak-anak dapat menjadi regenerasi berkualitas, terutama memiliki ketebalan fundamental rasa cinta kepada tanah air yang kuat untuk terus menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan Indonesia," demikian kata Novita yang politisi Partai Gerindra ini.

Hari Anak Sedunia pertama kali dicetuskan pada tahun 1954. Dan di tahun 1959, Majelis Umum PBB membuat Deklarasi Hak-Hak Anak. Yang kemudian, pada tanggal 20 November tahun 1989, Majelis Umum PBB mendeklarasikan Konvensi Hak-Hak Anak.

Berdasarkan data UNESCO dalam laporan 2017-2018 Global Education Monitoring Report, jumlah anak yang tak mendapat akses pendidikan mencapai 246 juta.

Dengan adanya data ini, Hari Anak Sedunia dapat menyadarkan banyak pihak untuk lebih mementingkan pendidikan anak-anak.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
DPR Gerindra Hari Anak Sedunia Novita Wijayanti