Luhut Desak Perusahaan Farmasi Percepat Produksi Obat Covid-19

| Minggu, 27/09/2020 11:31 WIB


Luhut juga meminta Bio Farma sebagai produsen farmasi nasional segera mengambil langkah cepat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan

Katakini.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan mendesak perusahaan farmasi nasional mempercepat produksi obat COVID-19. Salah satunya adalah remdesivir.

"Harus diupayakan untuk segera produksi dalam negeri. Kita cari bahan-bahannya itu nanti, jadi jangan ada hambatan," kata Luhut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyediaan Obat COVID-19 secara virtual di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (27/9/2020) Luhut juga meminta Bio Farma sebagai produsen farmasi nasional segera mengambil langkah cepat dan tepat agar bahan baku untuk produksi nasional dapat segera dilakukan.

"Strateginya untuk kepentingan emergency dan kepentingan nasional. kita harus cepat dan jangan terlalu kaku karena ini untuk kemanusiaan," kata Luhut.

Baca juga :
Ini Sejarah dan Makna dari Hari Anti-Penghilangan Paksa Internasional

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan pihaknya telah mengurus izin untuk memproduksi remdesivir.

Baca juga :
Hukum Dzikir Berjamaah Suara Keras Menurut Tuntunan Rasulullah

"Ada dua cara yang kami lakukan yakni mengadakan kerja sama dengan India. Sementara kami akan melakukan uji klinis nanti kerja sama dengan BUMN. Kedua, di samping izin impor, kami juga sedang riset untuk produksi dalam negeri," ujarnya.

Bio Farma, menurut Honesti, juga telah melakukan uji klinis skala pilot untuk produksi remdesivir dalam negeri.

Baca juga :
Prediksi Starting XI Barcelona vs Rayo Vallecano
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid 19 Luhut Pandjaitan