Kuba Perbanyak Toko dengan Pembayaran Dolar AS

| Rabu, 22/07/2020 09:07 WIB


Ini merupakan upaya terbaru pemerintah Kuba untuk mengamankan uang tunai guna menguatkan perekonomian negara pulau itu. Presiden Kuba, Miguel Diaz Canel

Katakini.com - Kuba meningkatkan jumlah toko-toko makanan yang menerima dolar AS dan menghapus pajak 10 persen atas mata uang AS itu.

Ini merupakan upaya terbaru pemerintah Kuba untuk mengamankan uang tunai guna menguatkan perekonomian negara pulau itu.

Orang-orang antre di toko-toko yang ditetapkan hanya dapat menerima mata uang kuat (hard currency) untuk membeli barang-barang yang pasokannya terbatas seperti daging, beras dan produk-produk pembersih.

Sistem baru ini memicu kritik di media sosial bahwa pemerintah menciptakan kelas khusus bagi konsumen yang beruntung memiliki mata uang dolar dan mata uang kuat lainnya.

Baca juga :
Prancis Serukan Koalisi Maritim Eropa-Indo Pasifik untuk Keamanan Laut

Presiden Kuba Miguel Diaz Canel baru-baru ini menolak tuduhan tersebut, dengan mengatakan pemerintah akan mengizinkan semua warga untuk membeli 47 jenis barang dengan menggunakan mata uang lokal atau mereka akan menerimanya melalui bantuan bulanan kepada keluarga-keluarga.

Baca juga :
Pezeskhian: Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Pemerintah membantah bahwa warga yang tidak memiliki mata uang kuat itu akan dibiarkan tertinggal ekonominya. [uh/ab/VoA]

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Dollar Amerika Negara Kuba Miguel Diaz Canel