Turki Tetap Buka Hagia Sophia untuk Wisatawan

Budi Wiryawan | Sabtu, 18/07/2020 16:05 WIB


Hagia Sophia, monumen ikonik, pertama kali dibangun sebagai gereja pada periode Bizantium Hagia Shopia, Turki. Foto: suaradewan

Katakini.com - Anggota parlemen dan perwakilan khusus kepresidenan Turki untuk Irak, Veysel Eroglu, mengatakan pembukaan Hagia Sophia sebagai masjid tidak akan mengubah apa pun bagi wisatawan.

Menurutnya, telah terjadi kegembiraan besar di kalangan Muslim dan orang-orang Turki tentang pembukaan Hagia Sophia sebagai masjid.

Dia menekankan bahwa wisatawan akan terus dapat mengunjungi Hagia Sophia.

"Cara wisatawan mengunjungi Sultanahmet Camii, juga dikenal sebagai Masjid Biru, mereka juga dapat mengunjungi Haghia Sophia dengan cara yang sama," kata Veysel dilansir Middlleeast, Sabtu (18/07).

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

Hagia Sophia, monumen ikonik, pertama kali dibangun sebagai gereja pada periode Bizantium. Itu menjadi masjid setelah Ottoman Sultan Mehmed II menaklukkan Istanbul pada tahun 1453.

Baca juga :
Iran Beri Hak Istimewa untuk Rusia dan China di Selat Hormuz

Pada 1934, pemerintah Turki mengubah Masjid Hagia Sophia di Istanbul menjadi museum.

Pekan lalu, pengadilan tinggi Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934, yang mengubah Hagia Sophia dari masjid menjadi museum.

Baca juga :
PBB Sebut Serangan Israel di Lebanon Hambat Penyaluran Bantuan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hagia Sophia Turki wisatawan