Panduan Kaifiat Khutbah Idul Fitri Secara Berjamaah

| Minggu, 24/05/2020 01:06 WIB


Khutbah pertama dimulai dengan takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua dimulai dengan takbir tujuh kali. Foto saat seorang melakukan khutbah (Foto: NU)

Katakini.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa nomor 28 tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Khutbah Idul Fitri saat Pandemi Covid-19, antara lain;

1.    Khutbah ‘Id hukumnya sunnah yang merupakan kesempuranaan shalat idul fitri.

2.    Khutbah ‘Id dilaksanakan dengan dua khutbah, dilaksanakan dengan berdiri dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak.

3.    Khutbah pertama dimulai dengan takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua dimulai dengan takbir tujuh kali.

Baca juga :
Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyesalan di Alam Kubur

4.    Khutbah pertama dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Baca juga :
Ini Perbuatan yang Bisa Meringankan Siksa Kubur

a.    Membaca takbir sebanyak sembilan kali

b.    Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca الحمد لله

Baca juga :
Kapan Ruh Bertemu Malaikat Setelah Meninggal Dunia?

c.    Membaca shalawat nabi Saw., antara lain dengan membaca اللهم صل على سيدنا محمد

d.    Berwasiat tentang takwa. 

e.    Membaca ayat Al-Qur`an

5.    Khutbah kedua dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a.    Membaca takbir sebanyak tujuh kali

b.    Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca الحمد لله

c.    Membaca shalawat nabi saw, antara lain dengan membaca اللهم صل على سيدنا محمد

d.    Berwasiat tentang takwa. 

e.    Mendoakan kaum muslimin

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Lebaran 2020 Panduan Kaifiat Idul Fitri