AirVisual: "Kualitas Udara Jakarta Membaik"

| Selasa, 07/04/2020 15:15 WIB


Data dari situs AirVisual, sekira pukul 13.00 WIB, Selasa (7/4/2020), Air Quality Index (AQI) DKI Jakarta berada di angka 54 atau Sedang. Ilustrasi Truk di Jalan Tol

Katakini.com - Imbas penerapan sistem Woork From Home (WFH) oleh sejumlah kantor dan instansi, kualitas udara di wilayah DKI Jakarta dilaporkan membaik. Kebijakan ini guna memutus rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Melalui penerapan kebijakan WFH ini, para pekerja yang biasanya banyak menggunakan kendaraan pribadi menjadi hanya di rumah dan tidak memenuhi jalanan Ibu Kota.

Asap polusi kendaraan bermotor yang biasanya banyak dihasilkan pun kini berkurang drastis. Dampaknya kualitas udara di langit Jakarta dinilai menjadi lebih sehat.

Data dari situs AirVisual, sekira pukul 13.00 WIB, Selasa (7/4/2020), Air Quality Index (AQI) DKI Jakarta berada di angka 54 atau Sedang. Kemudian kandungan PM2,5 di Jakarta menunjukkan angka 13.6 µg/m³.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

AQI sendiri dihitung berdasarkan enam jenis polutan utama. Masing-masing adalah PM 2,5; PM 10; karbon monoksida; asam belerang; nitrogen dioksida; dan ozon permukaan tanah.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Tingkatan penghitungan AQI mempunyai rentang nilai 0–500. Penjabarannya adalah nilai 0–5 berarti kualitas udara bagus; 51–100 berarti sedang; 101–150 tidak sehat bagi orang yang sensitif; 151–200 tidak sehat; 201–300 sangat tidak sehat; dan 301–500 berarti berbahaya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Work Form Home AirVisual DKI Jakarta