YLKI Desak Tenaga Medis Dilengkapi APD Standar

Firman Hakim | Minggu, 15/03/2020 22:05 WIB


Jika bekerja tanpa APD yang memadai, sangat berisiko bagi tenaga medis untuk terinfeksi Tulus Abadi (Istimewa)

Jakarta, Katakini.com - Penyebaran virus corona (Covid-19) kian meluas. Terhitung, Minggu (15/3/2020), total kasus konfirmasi positif sudah mencapai 117 orang. Diantara yang positif itu adalah tenaga medis. Bahkan dari kasus meninggal juga di antaranya adalah tenaga medis.

Tenaga medis memang sangat berisiko tinggi, karena mereka merawat pasien hingga ada kontak langsung. Karena itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak agar para tenaga medis dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai dan standar.

Jika bekerja tanpa APD yang memadai, sangat berisiko bagi tenaga medis untuk terinfeksi. Jika ini terjadi tentu makin menyulitkan mereka dalam melayani pasien, apalagi jika kasus corona menjadi kejadian luar biasa.

“Yang jelas APD standar medis, bukan seperti jas hujan,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi.

Baca juga :
Terinspirasi Realita, Ini Kisah Haru di Balik Lagu Hey Jude

Tulus meminta agar jam kerja tenaga medis dan paramedis mendapat perhatian khusus. Sebab jika jam kerja tak diperhatikan, maka sulit bagi mereka untuk menjaga imunitasnya. Alih-alih menyembuhkan pasien, mereka malah jatuh sakit dan terinfeksi virus.

Baca juga :
Unjuk Rasa Pemuda di Barcelona Rusuh, 100 Orang Ditangkap

YLKI juga mendesak pemerintah untuk segera menambah keberadaan alat kesehatan untuk pelayanan corona, khususnya ventilator. Alat ini mutlak harus ada demi proses penyelamatan pasien. Persediaan ventilator kini makin menipis, seiring dengan bertambahnya pasien corona.

Baca juga :
Ancaman Murka Allah Akibat Perilaku Menyimpang LGBT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Corona YLKI medis Tulus Abadi