Bahaya Orang Muflis, Ahli Ibadah Yang Bangkrut Di Akhirat

Anggoro Aristo Priambodo | Selasa, 06/10/2026 09:05 WIB


Pahami penyebab ahli ibadah mengalami kebangkrutan hakiki di padang mahsyar. Ilustrasi mencela orang di tempat umum

Katakini.com - Ibadah ritual yang melimpah tidak serta-merta menjamin seseorang selamat dari ancaman kebangkrutan di akhirat.

Nabi Muhammad SAW pernah bertanya kepada para sahabat mengenai siapakah orang yang muflis atau bangkrut sesungguhnya.

Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang muflis adalah mereka yang membawa pahala shalat, puasa, dan zakat.

Namun, pahala melimpah tersebut tergerus habis karena perbuatan zalimnya kepada sesama manusia selama di dunia.

Baca juga :
RUU Perampasan Aset Resmi Jadi Usul DPR, Ditarget Rampung Desember 2026

Orang tersebut gemar mencaci, menuduh tanpa bukti, memakan harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul sesamanya.

Baca juga :
Ibas Dorong Generasi Muda Tak Sekadar Ingat Sejarah, tapi Ciptakan Sejarah Baru

Kezaliman antarmanusia tidak akan diampuni Allah SWT sebelum orang yang dizalimi memberikan kemaafan.

Pada hari kiamat, setiap kebaikan ahli ibadah tersebut akan diambil dan diberikan kepada orang-orang yang pernah ia zalimi.

Baca juga :
Badan Pengkajian MPR Soroti Desain Desentralisasi Asimetris dan Demokrasi Lokal

Jika kebaikannya telah habis sementara tuntutan kezalimannya belum selesai, maka dosa-dosa orang yang dizalimi akan ditimpakan kepadanya.

Setelah seluruh pahalanya habis dan dosanya bertambah, ahli ibadah tersebut akhirnya dilemparkan ke dalam neraka.

Allah SWT mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan perbuatan dalam Al-Qur`an Surah Al-Hujurat ayat 11.

Surah Al-Humazah ayat 1–3 juga mengecam keras orang yang gemar mengumpat dan mengumpul-gumpulkan harta untuk kesombongan.

Ibadah Hablum minallah harus senantiasa seimbang dengan kebaikan Hablum minannas agar ibadah tidak sia-sia.

Setiap Muslim hendaknya menyegerakan diri memohon maaf dan menyelesaikan urusan kezaliman sebelum datangnya hari pembalasan.

Menjaga keikhlasan serta kebersihan hati dari sifat dengki dan sombong menjadi kunci keselamatan hakiki.

Semoga Allah SWT memelihara lisan dan akhlak kita dari perbuatan zalim yang merusak pahala ibadah.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ahli ibadah kezaliman sesama manusia akhlak islam