Fasilitas Intelijen AS di Timur Tengah Dilaporkan Rusak Parah

M.Habib Saifullah | Rabu, 26/08/2026 09:35 WIB


Serangan Iran dilaporkan menimbulkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap fasilitas intelijen AS Ilustrasi tentara Amerika Serikat (AS) (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Serangan Iran dilaporkan menimbulkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap fasilitas intelijen dan peralatan pengawasan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, demikian NBC News melaporkan dengan mengutip sejumlah sumber.

Menurut laporan tersebut, tingkat kerusakan fasilitas intelijen itu lebih parah dibandingkan kerusakan yang pernah dialami badan intelijen AS sebelumnya.

NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan terhadap sejumlah target.

Baca juga :
Kekayaan Bukan Jaminan Jodoh, Taqwa Kunci Utama Pernikahan

Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang ditujukan untuk menghentikan permusuhan, tetapi tak lama kemudian kedua pihak kembali saling melancarkan serangan.

Baca juga :
Lasarus Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Jangan Hambat Pendidikan Anak Kurang Mampu

Konflik tersebut masih belum terselesaikan, meskipun saat ini tidak terjadi permusuhan secara aktif.

Namun, AS memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik dengan menciptakan tekanan finansial terhadap Teheran.

Baca juga :
Waka MPR Apresiasi Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GW

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perang Iran Fasilitas Intelijen Iran AS

OASE