Ini Hewan di Indonesia dengan Status Sangat Terancam Punah

Eko Budhiarto | Senin, 24/08/2026 10:05 WIB


Perlindungan habitat secara ketat dan penegakan hukum terhadap perburuan liar menjadi langkah utama agar mereka terhindar dari kepunahan. Seekor orangutan sumatera jantan bernama Rakus. Handout via REUTERS

JAKARTA - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas dengan keanekaragaman satwa yang luar biasa. Sayangnya, akibat alih fungsi lahan, perburuan liar, dan perubahan iklim, beberapa satwa endemik kini berada di ambang kepunahan.

Berikut tiga hewan khas Indonesia yang berstatus sangat terancam punah (Critically Endangered):

1. Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae)

  • Habitat: Hutan tropis, rawa, dan pegunungan di Pulau Sumatra.

  • Ancaman Utama: Deforestasi akibat pembukaan lahan sawit dan pemukiman, serta perburuan liar untuk diambil kulit, tulang, dan bagian tubuh lainnya.

  • Keunikan: Harimau Sumatra merupakan subspesies harimau terakhir yang masih bertahan di Indonesia setelah Harimau Jawa dan Harimau Bali dinyatakan punah. Ukurannya paling kecil dibanding subspesies harimau lainnya, namun memiliki garis-garis hitam yang lebih rapat dan kemampuan berenang yang sangat baik.

2. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)

Baca juga :
Menkes Minta Warga Terdampak Karhutla Pakai Masker dan Batasi Aktivitas Luar
  • Habitat: Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.

  • Ancaman Utama: Keragaman genetik yang rendah karena populasi terkonsentrasi di satu lokasi, risiko bencana alam (seperti letusan gunung berapi atau tsunami), serta ancaman penyakit alami.

  • Keunikan: Badak Jawa adalah salah satu mamalia terlangka di dunia dengan perkiraan populasi yang tersisa kurang dari 80 ekor. Berbeda dengan spesies badak lainnya, badak Jawa jantan hanya memiliki satu cula kecil (sekitar 20–25 cm), sedangkan badak betina sering kali tidak memiliki cula atau hanya berupa tonjolan kecil.

3. Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis)

  • Habitat: Ekosistem Batang Toru, Sumatra Utara.

  • Ancaman Utama: Fragmentasi habitat akibat pembangunan infrastruktur, pembukaan lahan pertanian, dan pembangunan proyek energi yang memecah populasi mereka.

  • Keunikan: Dideskripsikan sebagai spesies baru pada tahun 2017, Orangutan Tapanuli adalah spesies orangutan terpisah ketiga selain Orangutan Sumatra dan Orangutan Kalimantan. Populasi mereka diperkirakan tak sampai 800 ekor, menjadikannya kera besar paling terancam di dunia.

Keberadaan ketiga satwa ini sangat krusial bagi keseimbangan ekosistem hutan tropis Indonesia. Perlindungan habitat secara ketat dan penegakan hukum terhadap perburuan liar menjadi langkah utama agar mereka terhindar dari kepunahan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sangat Terancam Punah Harimau Sumatera Badak Jawa