
Ilustrasi Imam Malik bin Anas
Katakini.com - Imam Malik bin Anas merupakan ulama besar Madinah yang dikenal sangat teguh dalam menjaga penghormatan terhadap hadis Rasulullah SAW.
Sebelum mengajarkan atau menyampaikan hadis, beliau selalu bersuci, mandi, memakai pakaian terbaik, dan mengenakan wewangian sebagai bentuk takzim.
Sikap memuliakan hadist ini bersumber dari rasa takut dan penghormatan yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW beserta seluruh sabdanya.
Pelajaran ini selaras dengan arahan Allah SWT agar umat Islam sentiasa menjaga tata krama dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 2: Ya ayyuhalladhina amanu la tarfa`u aswatakum fauqa sautin-nabiy (Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi).
Imam Malik tidak pernah menyampaikan hadis sembari berjalan, berdiri, atau dalam keadaan tergesa-gesa karena menganggapnya mengurangi wibawa ilmu.
Diriwayatkan bahwa beliau pernah ditahan oleh sengatan kalajengking saat menyampaikan hadis, namun tetap bertahan tanpa memotong bacaan demi menghormati sabda Nabi.
Kedudukan Madinah tempat tinggal beliau dimuliakan dengan cara selalu berjalan kaki tanpa alas di atas tanah kota tersebut.
Sikap cinta dan penghormatan beliau yang luar biasa terhadap Madinah berlandaskan pada keutamaan kota tempat tinggal Rasulullah SAW.
Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim: Al-Madinatu haramun ma baina `airin ila thaur (Kota Madinah adalah tanah haram antara Gunung `Air hingga Gunung Thaur).
Ketelitian dan kehati-hatian beliau dalam memilih perawi melahirkan karya monumental di bidang hadist dan fikih bernama Kitab Al-Muwatta.
Sikap wara` dan penghormatan mendalam ini menjadikannya rujukan utama ulama dari berbagai belahan dunia Islam pada zamannya.
Integritas beliau membuktikan bahwa menuntut dan mengajarkan ilmu agama memerlukan kesucian niat serta adab yang mulia.
Kisah kehidupan Imam Malik mengajarkan kita pentingnya mendahulukan adab dan rasa hormat saat berinteraksi dengan ajaran Islam.
Semoga keteladanan pendiri Mazhab Maliki ini menginspirasi Umat Islam untuk selalu menghormati dan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW.
Senin, 17/08/2026