Presiden Kolombia Minta Tanggungkan Tarif Impor Imbas Bencana Gempa

M.Habib Saifullah | Minggu, 16/08/2026 17:34 WIB


Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella meminta Presiden AS Donald Trump untuk sementara waktu menangguhkan penerapan tarif tinggi terhadap produk Kolombia Tim pencarian dan penyelamatan korban bencana gempa bumi di wilayah barat Kolombia (Foto: Anadolu)

JAKARTA - Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk sementara waktu menangguhkan penerapan tarif tinggi terhadap produk-produk asal Kolombia.

Langkah tersebut diharapkan dapat menopang para pelaku usaha domestik yang terdampak bencana gempa bumi dahsyat di negara Latin tersebut, kata pemerintah setempat.

"Saya meminta beliau (Trump) mempertimbangkan penangguhan sementara tarif tinggi yang memberatkan produk-produk Kolombia, demi meringankan beban para pebisnis kami yang tengah menghadapi situasi sangat sulit akibat dampak gempa," ujar de la Espriella melalui unggahan di platform X, Sabtu (15/8).

Melansir Antara, Presiden Kolombia tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pembicaraan telepon selama sepuluh menit dengan Trump.

Baca juga :
Ini 7 Manfaat Lari bagi Kesehatan dan Risiko di Baliknya

Dalam perbincangan itu, ia menyampaikan apresiasi atas bantuan ekonomi serta pengiriman tim penyelamat dari AS pascabencana.

Baca juga :
Menelusuri Kisah Kelahiran Rasulullah

Sebaliknya, Trump menyampaikan duka cita atas korban jiwa yang jatuh serta menyatakan solidaritas bagi keluarga korban di Kolombia.

"Saya sampaikan kepada beliau bahwa kita memiliki tantangan besar di depan mata yakni membangun kembali Kolombia di tengah situasi ekonomi yang sangat sulit dan apokaliptik yang saya warisi," kata pemimpin Kolombia tersebut.

Baca juga :
Sosok di Balik Pelopor Peringatan Massal Maulid Nabi

De la Espriella menyebut percakapan tersebut berlangsung "sangat hangat dan bersahabat", seraya menyoroti sikap positif Trump terhadap Kolombia dan rakyatnya.

Jumlah korban tewas pasca gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia telah mencapai 294 orang, sementara 3.935 lainnya mengalami luka-luka, menurut Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia, Sabtu.

Pusat gempa berada di dekat wilayah San Jose del Palmar di wilayah administratif Choco, dan getarannya terasa di sebagian besar wilayah Kolombia serta negara-negara tetangga.

Berdasarkan data terbaru UNGRD, sebanyak 320 orang dinyatakan hilang, sedangkan 353 orang lainnya berhasil diselamatkan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Kolombia Presiden AS Tarif Impor Gempa Kolombia