Impor Kedelai Masih Mendominasi, DPR Soroti Ketimpangan Produksi Nasional

Aliyudin | Kamis, 13/08/2026 11:18 WIB


Data BPS, impor kedelai pada 2025 mencapai 2,56 juta ton, sekitar 90 persen di antaranya berasal dari Amerika Serikat. Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo. Foto: dok. katakini

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyoroti ketimpangan produksi dan kebutuhan kedelai nasional yang membuat kedelai impor masih mendominasi.

Firman menyebut produksi kedelai Indonesia pada 2025 diperkirakan hanya 300.000-350.000 ton, sedangkan kebutuhan nasional mencapai 2,6-2,9 juta ton. Berdasarkan data BPS, impor kedelai pada 2025 mencapai 2,56 juta ton, sekitar 90 persen di antaranya berasal dari Amerika Serikat.

Menurut Firman, kondisi tersebut perlu segera diatasi karena kedelai merupakan bahan baku utama berbagai pangan masyarakat, terutama tahu dan tempe.

"Padahal, Indonesia memiliki varietas lokal seperti Grobogan dan Anjasmoro yang memiliki masa panen sekitar 80-90 hari dan dinilai memiliki kualitas yang baik," katanya, Kamis (13/8/2026).

Baca juga :
Waktu Terbaik Membaca Surat Al Waqiah Sesuai Sunnah

Firman meminta pemerintah melakukan intervensi dari hulu hingga hilir. Langkah yang didorong meliputi penyediaan sedikitnya 1 juta hektare lahan untuk budidaya kedelai, kepastian kemitraan dan penyerapan hasil panen, pengendalian impor, serta pengembangan benih unggul.

Baca juga :
Cara Shalat Tahajud Lengkap Niat dan Doa Sesuai Sunnah

Produktivitas kedelai nasional yang saat ini sekitar 1,6 ton per hektare juga dinilai perlu ditingkatkan hingga 3-4 ton per hektare.

“Harus ada keberpihakan nyata agar petani kedelai sejahtera dan Indonesia bisa surplus kedelai,” kata Firman.

Baca juga :
5 Penyebab Doa Belum Dikabulkan Menurut Ajaran Islam
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Impor kedelai Firman Soebagyo Produksi nasional