Piala Dunia 2026 Banyak Kejutan, Pengamat RSI: Pembuktian bagi Argentina dan Maroko

Aliyudin | Kamis, 09/07/2026 06:18 WIB


Menjadi pembuktian besar bagi Argentina dan Maroko, apakah mereka mampu atau tidak meruntuhkan dominasi tim Eropa  Pengamat olahraga dan pendiri Rakyat Sepakbola Indonesia (RSI) Frans Immanuel Saragih. Foto: dok. katakini

JAKARTA - Piala Dunia 2026 menyajikan banyak kejutan, tim-tim sepakbola yang diperkirakan akan melaju jauh tetapi mereka sudah terhambat di babak awal, bahkan di kelompok group.

Piala dunia kali ini juga diwarnai intrik politik yang mencoba merasuki dunia sepakbola. Tim nasional Iran tidak diperkenankan menetap di Amerika Serikat selama turnamen tersebut. Mereka harus menempuh perjalanan ber jam jam dari kota perbatasan Mexico menuju lokasi pertandingan di Amerika Serikat dan harus langsung kembali ke Mexico setelah pertandingan usai.

Hal yang lebih membuat dunia olah raga ini serasa dikotori oleh intrik kekuasaan adalah Presiden Trump meminta Presiden FIFA untuk menghapus kartu merah pemain Amerika Serikat di babak 16 besar, dan FIFA mengabulkannya.

Tetapi dibalik itu semua, saat ini pertandingan sudah memasuki babak 8 besar atau biasa disebut dengan perempat final.

Baca juga :
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Keempat

“Babak perempat final ini akan sangat menarik, dimana banyak tim unggulan telah gugur di babak awal, seperti Brazil, Jerman, dan Belanda,” kata pengamat olahraga dari Rakyat Sepakbola Indonesia (RSI) Frans Immanuel Saragih, Kamis (9/7/2026).

Baca juga :
Kembali Memanas, AS-Iran Saling Serang di Tengah Eskalasi Ketegangan

Frans mengatakan, tim yang bersaing di perempat final enam tim berasal dari Eropa, sedangkan dua tim lain berasal dari benua Amerika dan Afrika yaitu Argentina dan Maroko.

Di babak 16 besar harapan Afrika menambah timnya gagal setelah Mesir ditaklukkan Argentina. Begitu juga tim Amerika Latin gagal menambah timnya di babak 8 besar setelah Paraguay dan Kolombia gagal di babak 16 besar.

Baca juga :
Mulai Terlupakan di Zaman Modern

“Ini menjadi pembuktian besar bagi Argentina dan Maroko, apakah mereka mampu atau tidak meruntuhkan dominasi tim Eropa di kompetisi empat Tahunan ini,” ungkap Frans.

Berdasarkan sejarah, lanjut Frans, benua Asia, Oceania, dan Afrika belum pernah menjuarai Piala Dunia. Selalu yang menjadi perebutan antara benua Eropa dan Amerika, khususnya Amerika Latin.

“Akankah Maroko mampu melaju sejauh mungkin seperti piala dunia sebelumnya yang mampu mencapai semifinal atau bahkan mungkinkah juara? Secara materi pemain, mulai kiper hingga penyerang, semuanya bermain di klub-klub terkenal di dunia. Peluang itu tetap ada apabila mereka bermain disiplin dan kreatif di lapangan seperti di piala dunia sebelumnya,” jelas Frans.

Sementara Argentina sebagai juara bertahan dan sudah memenangkan Piala Dunia tiga kali, penuh dengan motivasi dan upaya mempertahankan tradisi bermain di benua Amerika maka juaranya Tim dari Benua Amerika juga.

Tetapi menilik dari permainan terakhir melawan Mesir, sebenarnya Argentina mengalami kerepotan bahkan sempat tertinggal dua gol, hanya saja mampu bangkit menjelang akhir pertandingan dan berhasil membalikkan keadaan.

“Intinya Argentina harus berusaha berbenah dan menutupi kekurangan yang ada karena pihak lawan juga melihat celah-celah cara mengalahkan Argentina. Sehingga melawan Swiss di babak delapan besar menjadi pertandingan menarik, karena Swiss sangat disiplin menjaga posisi antar pemain,” ujar Frans.

Sedangkan dari Benua Eropa terdapat tiga tim juara Piala Dunia, yaitu Prancis, Spanyol, dan Inggris. Dan ketiga tim tersebut juga merupakan tim kuat dunia dan memiliki kompetesi terbaik di dunia, sehingga banyak pemain dunia ingin bermain di liga-liga domestik mereka karena profesional dan kompetitif.

“Apakah Eropa bisa mematahkan tradisi dan menjadi pemenang di Benua Amerika?  Semua memiliki peluang yang sama-sama terbuka, tinggal siapa yang mampu memanfaatkan celah walaupun sekecil mungkin untuk menciptakan gol, dan itulah pemenangnya,” pungkas Frans.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Piala Dunia 2026 Frans Saragih Argentina Maroko