Capaian Perdana Kemenhaj, Timwas Haji DPR Sampaikan Apresiasi Sekaligus Catatan

Agus Mughni Muttaqin | Senin, 25/05/2026 11:45 WIB


Memasuki tahap pengawasan di Makkah, Timwas DPR RI tetap mengantongi sejumlah catatan kritis, terutama menyangkut kelayakan fasilitas dan jarak pemondokan (hotel) jemaah Ketua Timwas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (Foto: dpr)

JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menggelar evaluasi komprehensif terkait penyelenggaraan ibadah haji 2026 bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah di AlQim`ma Hall, Makkah, Minggu (24/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut Timwas DPR menyoroti sejumlah pencapaian positif sekaligus catatan perbaikan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Armuzna.

Ketua Timwas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan bahwa pengawasan penyelenggaraan haji dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama di Madinah telah resmi ditutup dengan apresiasi tinggi dari pihak parlemen.

"Dari Madinah sudah closing, kita apresiasi penyelenggaraan haji yang cukup luar biasa. Ini adalah pencapaian perdana Kementerian Haji menyelenggarakan haji di tahun ini, kita sangat apresiasi," ujar Cucun.

Baca juga :
Bacaan Doa dan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

Memasuki tahap pengawasan di Makkah, Timwas DPR RI tetap mengantongi sejumlah catatan kritis, terutama menyangkut kelayakan fasilitas dan jarak pemondokan (hotel) jemaah. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan ini akan menjadi acuan utama perbaikan pada musim haji mendatang.

Baca juga :
Bolehkah Beli Hewan Kurban dengan Dicicil?

Terkait persiapan puncak haji di Armuzna, Timwas menemukan adanya lompatan dan perubahan tata kelola yang signifikan, khususnya dalam menindak syarikah (perusahaan penyedia layanan) yang kerap memanipulasi kapasitas tenda.

"Dulu kita kadang-kadang dibilang oleh pemilik tenda syarikah isinya 100, padahal cuma 50. Sekarang betul-betul dicek secara ketat," ungkap Cucun.

Baca juga :
Berbagai Cara Menghindari Begal saat Berkendara Malam Hari

Timwas DPR pun memuji para petugas yang telah dididik di Jakarta atas dedikasi mereka memeriksa kelayakan fasilitas Armuzna secara mendetail, termasuk mengecek ketersediaan kasur satu per satu.

Ke depannya, DPR RI berkomitmen untuk mengkalkulasi ulang (upgrade) komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji agar kualitas layanan dapat terus meningkat secara eksponensial setiap tahunnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah Muhammad Irfan Yusuf menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi dan pengawasan melekat yang dilakukan oleh DPR RI sejak masa persiapan di embarkasi hingga operasional di Tanah Suci.

"Alhamdulillah sampai hari ini, pemberangkatan, persiapan di embarkasi, kegiatan di Madinah, hingga kegiatan di Makkah semuanya berjalan sesuai dengan harapan kita. Tinggal puncak haji yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina," paparnya.

Ia menyambut baik seluruh masukan dan temuan lapangan dari Timwas DPR sebagai instrumen vital untuk menyempurnakan pelayanan.

"Tadi saya mendapatkan banyak masukan dari teman-teman DPR. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji," pungkas Irfan.

Sebagai penutup, Cucun memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar fase puncak Armuzna yang rentan dengan kondisi tak terduga (unpredictable) dapat berjalan lancar, aman, dan seluruh jemaah haji Indonesia dapat meraih predikat mabrur serta pulang ke Tanah Air dengan selamat.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Timwas Haji DPR Cucun Ahmad Syamsurijal Kemenhaj RI Ibadah Haji