Lima WNI Diculik Israel, Partai Gelora Kecam Keras dan Tuntut Pembebasan Segera

Aliyudin Sofyan | Selasa, 19/05/2026 09:23 WIB


 Penculikan di perairan internasional jelas menyalahi segala hukum dan aturan internasional.  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik. Foto: dok. katakini

JAKARTA – Sedikitnya lima orang Warga Negara Indonesia (WNI) diculik oleh tantara Israel saat berlayar di perairan internasional, Senin (18/5/2026).

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengecam keras Israel atas penculikan WNI tersebut dan menuntut mereka segera dibebaskan. Mereka yang diculik adalah empat jurnalis dan satu aktivis kemanusiaan.

“Partai Gelora Indonesia mengecam keras penculikan Israel terhadap setidaknya lima WNI ini dan menuntut pembebasan mereka segera,” ujar Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora  di Jakarta, Selasa  (19/5/2026).

Menurut Mahfuz, penculikan di perairan internasional jelas menyalahi segala hukum dan aturan internasional. Karenanya, pembebasan segera adalah tuntutan yang mutlak harus dipenuhi Israel.

Baca juga :
Trump Klaim Perundingan Damai dengan Iran Masuki Tahap Akhir

Lima WNI yang diculik Israel ini merupakan bagian dari rombongan pembawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina, menggunakan sejumlah kapal dalam misi Global Sumud Flotilla 2026.

Baca juga :
Panduan Tahapan Ibadah Haji dari Awal hingga Akhir

“Kami juga mendesak Israel untuk tidak menghalangi misi kemanusiaan ke Gaza,” tegas Mahfuz.

Menanggapi hal ini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melalui Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Anis Matta meminta pemerintah Israel untuk segera melepaskan rombongan misi kemanusiaan internasional untuk warga Palestina, Global Sumud Flotilla.

Baca juga :
Ketua Komisi XII DPR Dukung Komitmen Prabowo Perkuat Hilirisasi

“Pemerintah Indonesia meminta pemerintah Israel untuk  segera melepaskan rombongan misi kemanusiaan internasional untuk warga Palestina, Global Sumud Flotilla,” kata Anis Matta.

Anis Matta yang juga Ketua Umum Partai Gelora ini menegaskan, pemerintah terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI.

Sedikitnya 10 kapal ditangkap oleh militer Israel di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur, Senin (18/5/2026). Terdapat sembilan relawan asal Indonesia yang bergabung dalam misi tersebut dan lima di antaranya terkonfirmasi telah ditangkap tentara Israel.

Berdasarakan data hingga Senin malam, Lima WNI yang telah terkonfirmasi diculik tentara Israel dari misi Global Sumud Flotilla 2026 adalah dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai.

Lalu, jurnalis Tempo, Andre Prasetyo Nugroho, kontributor iNews TV Rahendro Herubowo, serta relawan dari Rumah Zakat, Andi Angga Prasadewa.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
WNI Diculik Mahfuz Sidik Tentara Israel

Terpopuler

Senin, 18/05/2026
Call center Kopra by Mandiri (bisnis)

Berita Call center Kopra by Mandiri (bisnis)

Selasa, 19/05/2026
Nomor Call Center Kopra by Mandiri (+62) 82-1700-7004

Nomor Call Center Kopra by Mandiri (+62) 82-1700-7004