
Seorang karyawan memeriksa telur di inkubator di tempat penetasan di Mangaon (Foto: Reuters)
JAKARTA - Telur merupakan salah satu bahan makanan paling populer dan terjangkau di dunia.
Di balik kepraktisannya, sebutir telur menyimpan perdebatan klasik yang tak kunjung usai di kalangan pencinta kuliner maupun pegiat kesehatan, mana yang lebih sehat, putih telur atau kuning telur?
Sebagian orang sengaja membuang kuning telur karena takut akan kandungan kolesterolnya. Sementara yang lain percaya bahwa memakan telur secara utuh adalah cara terbaik mendapatkan nutrisi maksimal.
Untuk menyudahi kebingungan tersebut, mari kita bedah kandungan nutrisi keduanya secara ilmiah dan objektif.
Dilansir Alodokter, putih telur terdiri dari sekitar 90 persen air dan 10 persen protein murni. Komponen protein utamanya adalah albumin, yang mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh.
Selain protein, putih telur mengandung beberapa nutrisi lainnya, seperti, Vitamin B, Ragam mineral seperti magnesium dan kalium
Rendah lemak, sehingga lebih aman bagi penderita kolesterol tinggi.
Selain itu terdapat pula senyawa antioksidan, misalnya ovalbumin, yang memberikan perlindungan ringan terhadap kerusakan sel.
Karena rendah kalori dan bebas lemak, putih telur sangat populer untuk diet tinggi protein, terutama bagi yang ingin membentuk otot atau menjaga berat badan.
Sementara kuning telur berbeda dengan putihnya, kuning telur mengandung lebih banyak nutrisi penting, yaitu, lemak sehat sekitar 5 gram per butir, terdiri atas lemak tak jenuh dan lemak jenuh, kemudian Vitamin A, D, E, K, dan aneka vitamin B seperti B12, folat, serta kolin yang penting untuk fungsi otak dan metabolisme.
Selain itu terdapat pula mineral, seperti zat besi, kalsium, fosfor, dan selenium yang lebih tinggi daripada putih telur. Hampir separuh kandungan protein telur juga terdapat di kuningnya, jadi manfaat protein tidak hanya dari putih saja.
Kemudian ada pula Antioksidan lutein dan zeaxanthin yang melindungi kesehatan mata. Namun, kuning telur mengandung kolesterol sebanyak ±186 mg per butir, sehingga konsumsinya perlu dibatasi bagi penderita penyakit jantung atau kolesterol tinggi.
Manfaat Mengonsumsi Putih Telur dan Kuning Telur
Setiap bagian telur memiliki manfaat tersendiri. Misalnya, putih telur bermanfaat untuk menambah asupan protein tanpa meningkatkan asupan lemak atau kolesterol. Konsumsi putih telur akan bermanfaat dan sangat cocok bagi yang ingin membentuk otot, sedang diet, atau memiliki kadar kolesterol tinggi.
Sementara itu, kuning telur penting untuk kesehatan otak, penglihatan, tumbuh kembang anak, serta mendukung kesehatan rambut dan kuku berkat kandungan kolin, lutein, dan biotin didalamnya.
Hanya saja, konsumsi kuning telur sebaiknya dibatasi pada penderita kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau diabetes. Namun, selama dikonsumsi dalam batas wajar dan dimasak hingga matang, kuning telur tetap memberi manfaat penting dan tak beresiko serius.