Ini Sejarah Hari Penolak Wajib Militer Sedunia yang Diperingati Setiap 15 Mei

Vaza Diva | Jum'at, 15/05/2026 14:10 WIB


Tanggal 15 Mei diperingati secara global sebagai Hari Penolak Wajib Militer Sedunia (International Conscientious Objectors` Day). Ilustrasi - wajib militer di negara Rusia (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Di tengah eskalasi konflik bersenjata yang masih membayangi berbagai belahan dunia, tanggal 15 Mei diperingati secara global sebagai Hari Penolak Wajib Militer Sedunia (International Conscientious Objectors` Day).

Peringatan ini didedikasikan bagi mereka yang, karena alasan hati nurani, etika, atau keyakinan agama, memilih untuk menolak berpartisipasi dalam aktivitas militer dan peperangan.

Berbeda dengan perayaan militer pada umumnya, hari ini menjadi momen refleksi bagi organisasi hak asasi manusia untuk menyoroti perjuangan individu-individu yang seringkali menghadapi stigma sosial, diskriminasi, hingga hukuman penjara demi mempertahankan prinsip perdamaian mereka.

Peringatan ini bermula dari gerakan perdamaian di Eropa pasca-Perang Dunia. Fokus utamanya adalah mengakui bahwa penolakan berdasarkan hati nurani (conscientious objection) merupakan bagian dari hak asasi manusia yang fundamental, yaitu hak atas kebebasan berpikir, berkeyakinan, dan beragama.

Baca juga :
Cara yang Diajarkan Rasulullah untuk Mengendalikan Amarah

Banyak media internasional mencatat bahwa hari ini pertama kali digemakan secara luas untuk menghormati mereka yang menolak mengangkat senjata dalam konflik-konflik besar di masa lalu.

Baca juga :
Berbagai Hal yang Harus Dihindari saat Mengidap Penyakit TBC

Seiring berjalannya waktu, gerakan ini berevolusi menjadi kampanye global yang dikoordinasikan oleh organisasi seperti War Resisters` International (WRI), yang berbasis di London.

Hingga tahun 2026, diskursus mengenai wajib militer masih menjadi isu sensitif di banyak negara.

Baca juga :
Lima Makanan yang Bisa Memulihkan Penderita TBC

Di beberapa wilayah yang sedang mengalami ketegangan geopolitik, penolakan terhadap wajib militer sering kali dianggap sebagai bentuk ketidaksetiaan terhadap negara.

Di mata dunia internasional, Hari Penolak Wajib Militer Sedunia berfungsi sebagai pengingat bahwa perdamaian tidak hanya dibangun di meja perundingan antar-negara, tetapi juga dari keberanian individu untuk berkata "tidak" pada kekerasan.

Peringatan 15 Mei ini ditutup dengan pesan kuat dari berbagai komunitas global: bahwa di tengah dunia yang seringkali terbagi oleh garis peperangan, suara-suara yang menuntut perdamaian berdasarkan hati nurani adalah aset berharga bagi masa depan kemanusiaan yang lebih harmonis.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Peringatan Internasional 15 Mei Hari Penolak Wajib Militer Sedunia

Terpopuler

Selasa, 19/05/2026
Nomor Call Center Kopra by Mandiri (+62) 82-1700-7004

Nomor Call Center Kopra by Mandiri (+62) 82-1700-7004

Senin, 18/05/2026
Call center Kopra by Mandiri (bisnis)

Berita Call center Kopra by Mandiri (bisnis)

Minggu, 17/05/2026

Bantuan QLola - Call Center BRI