ASDP dan ALDEI Teken Nota Kesepahaman Perkuat Ekosistem Logistik Nasional

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 08/05/2026 21:27 WIB


Ruang lingkup kerja sama mencakup optimalisasi layanan pelabuhan dan penyeberangan bagi armada logistik lintas pulau. Penandatanganan MoU antara PT ASDP Indonesia Ferry dengan Asosiasi Logistik Digital Economy Indonesia (ALDEI) di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Foto: asdp/katakini

JAKARTA — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Asosiasi Logistik Digital Economy Indonesia (ALDEI) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kemitraan strategis di bidang logistik maritim untuk terus memperkuat peran sebagai simpul konektivitas nasional.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse bersama Ketua Umum Asosiasi Logistik Digital Economy Indonesia Imam Sedayu di Jakarta, Rabu (6/5/2026). 

Bagi ASDP, penyeberangan tidak lagi sekadar menghubungkan pelabuhan dengan pelabuhan. Lebih dari itu, layanan penyeberangan kini menjadi bagian penting dari rantai pasok nasional yang menentukan kelancaran distribusi barang antarwilayah, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia.

“Kami tidak hanya terus bertransformasi sebagai operator penyeberangan, tetapi juga sebagai bagian penting dari ekosistem logistik nasional. Melalui kolaborasi ini, ASDP berupaya menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi dan efisien sehingga konektivitas antarwilayah serta kelancaran distribusi logistik dapat berjalan lebih optimal,” ujar Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse melalui keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Baca juga :
AirNav dan CAAS Bahas Kolaborasi Pengelolaan Lalu Lintas Udara Asia Pasifik

Ruang lingkup kerja sama mencakup optimalisasi layanan pelabuhan dan penyeberangan bagi armada logistik lintas pulau, penguatan konektivitas multimoda, hingga peningkatan efisiensi rantai pasok nasional maupun internasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat arus distribusi barang secara lebih efektif sekaligus memperkuat daya saing sektor logistik Indonesia.

Baca juga :
Rerie Sebut Pencegahan dan Penegakan Hukum Perlindungan Anak Harus Diperkuat Bersamaan

Tidak hanya itu, kedua pihak juga mendorong optimalisasi pemanfaatan aset idle berupa lahan, bangunan, maupun fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang aktivitas logistik seperti staging area dan gudang. Sinergi juga diarahkan pada penguatan promosi bersama serta pemanfaatan kanal digital guna memperluas jangkauan layanan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Saat ini, ASDP mengoperasikan ratusan lintasan penyeberangan yang didukung lebih dari 220 unit kapal serta 37 pelabuhan penyeberangan di seluruh Indonesia. Sekitar 67 persen lintasan yang dilayani ASDP berada di wilayah yang belum terjangkau pelayaran komersial, menjadikan perseroan memiliki peran vital dalam menjaga konektivitas dan kelancaran distribusi logistik nasional.

Baca juga :
Statistik Head to Head Persib Bandung vs Persija Jakarta

Ketua Umum ALDEI Imam Sedayu menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya ekosistem logistik yang sehat, efisien, dan berdaya saing guna mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ASDP Indonesia Ferry Rio Lasse Ekosistem logistik