Pejabat Senior Iran Wanti-wanti AS, Ingatkan Peristiwa Tabas

M. Habib Saifullah | Rabu, 06/05/2026 10:15 WIB


Pejabat Senior Iran Mohsen Rezaee memperingatkan AS akan menghadapi kekalahan jika terus melanjutkan aksi militer di kawasan tersebut Ilustrasi - rudal balistik milik Iran (Foto: kompas)

TEHERAN - Seorang pejabat senior Iran mengejek para pemimpin tinggi Amerika Serikat dan memperingatkan bahwa pasukan AS akan menghadapi kekalahan jika Washington melanjutkan aksi militer di kawasan tersebut.

Dalam peringatannya, ia mengungkit kegagalan misi penyelamatan sandera AS pada tahun 1980 di Iran.

Mohsen Rezaee, mantan komandan Garda Revolusi yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, menulis melalui platform X bahwa para pimpinan AS berusaha menjual delusi kemenangan

"Presiden Amerika Serikat, Menteri Pertahanan, dan Ketua Kepala Staf Gabungan memiliki satu kesamaan: mereka menjual delusi seolah-olah sebuah pencapaian." tulisnya, dikutip dari Aljazeera.

Baca juga :
Beckham Sebut Kemenangan atas PSIM Jadi Bekal Awal Lawan Persija

Dalam unggahan kedua, ia menambahkan bahwa "Angkatan bersenjata Iran yang kuat telah bersiap. Apa yang menanti pasukan AS bukanlah Normandia atau Sisilia; melainkan akan lebih menyerupai peristiwa Tabas. Jangan terbuai dalam ilusi."

Baca juga :
PIHPS: Harga Rawit Merah Rp63.850 per Kilogram

Pernyataan mengenai "Tabas" tersebut merujuk pada Operasi Cakar Elang (Operation Eagle Claw) pada April 1980.

Misi AS untuk menyelamatkan sandera Amerika di Teheran itu berakhir dengan bencana setelah terjadi kerusakan mekanis dan tabrakan di udara di gurun Iran, yang menewaskan delapan personel militer AS.

Baca juga :
Pattynama Sebut Ritme Permainan Persija Harus Segera Diperbaiki
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mohsen Rezaee Perang Iran Iran AS Konflik Timur Tengah