Paskibra Hardiknas 2026 Refleksikan Komitmen Pendidikan Bermutu

Vaza Diva | Jum'at, 01/05/2026 15:34 WIB


Jelang Hardiknas 2026, Mendikdasmen Abdul Mu`ti meninjau persiapan latihan Paskibra di Jakarta pada Kamis (30/4). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti bersalaman dengan salah satu petugas upacara untuk Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta (Foto: Humas Kemendikdasmen)

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti, meninjau persiapan latihan Paskibra di Jakarta pada Kamis (30/4).

Para petugas Paskibra tersebut merupakan siswa penerima Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang berasal dari wilayah Papua, daerah 3T, serta anak-anak pekerja migran.

Dalam kunjungannya, Menteri Abdul Mu’ti menyempatkan diri berdialog dan memberikan suntikan semangat kepada para peserta yang telah melewati masa seleksi ketat demi kelancaran upacara pada 2 Mei mendatang.

“Melihat anak-anak dari berbagai daerah berkumpul di sini adalah gambaran nyata semangat Indonesia. Mereka datang dengan latar belakang yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yaitu belajar, berkembang, dan memberikan yang terbaik untuk bangsa,” ujar Menteri Mu’ti.

Baca juga :
Permudah Akses Transportasi di Maluku Utara, Pelni Mulai Layani Pelabuhan Tobelo

Ia menyampaikan bahwa Hari Pendidikan Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengingat bahwa pendidikan harus membuka kesempatan bagi seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali.

Baca juga :
DPR Apresiasi Implementasi KUHP Baru dan Pendampingan BUMN di Kejati Kalsel

“Di balik latihan Paskibra ini ada mimpi-mimpi besar anak Indonesia. Ada semangat untuk maju, ada harapan dari keluarga dan daerah asal mereka. Tugas kita bersama memastikan pendidikan yang bermutu bisa dirasakan seluruh anak Indonesia, di mana pun mereka berada,” tuturnya.

Barisan pelajar dari berbagai daerah tampak berlatih dengan penuh disiplin. Mereka datang membawa cerita, perjuangan, dan harapan dari daerah masing-masing, mulai dari Papua, Mentawai, hingga anak-anak Indonesia yang sebelumnya bersekolah di Sabah, Malaysia.

Baca juga :
HNW Kutuk Tindakan Israel Bajak Puluhan Kapal Kemanusiaan untuk Gaza

Salah satu peserta Paskibra yang bernama Abbel Christboy Juserial Jufuway, siswa kelas XI asal Kota Jayapura, Papua, yang kini bersekolah di SMAN Krida Nusantara, Kota Serang, Banten melalui program ADEM, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari upacara Hardiknas tahun ini.

“Saya merasa bangga karena bisa mewakili teman-teman pelajar dari seluruh Indonesia. Hari Pendidikan Nasional bagi saya sangat berarti, apalagi saya dipercaya menjadi salah satu petugas upacara,” ujar Abbel.

Cerita serupa datang dari siswi SMA Negeri 3 Padang asal Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Dea Novita Saule bahwa Hardiknas menjadi pengingat atas perjuangan panjang menghadirkan pendidikan yang merata bagi seluruh anak bangsa.

Hari Pendidikan Nasional mengingatkan kita tentang perjuangan para pendahulu agar anak-anak Indonesia, termasuk yang ada di pelosok, bisa mendapatkan pendidikan secara merata,” tutur Dea.

Tak hanya itu, Dea berharap kualitas pendidikan Indonesia terus meningkat, baik dari sisi fasilitas maupun program yang mendukung peserta didik.

“Semoga pendidikan di Indonesia semakin terus berkembang dan semakin banyak lagi program yang membantu anak-anak Indonesia yang berada pada wilayah 3T agar bisa maju,” ujarnya.

Sementara itu, siswi SMA Binaul Ummah, Kuningan, Jawa Barat, Nani Asmira, yang sebelumnya menempuh pendidikan di Community Learning Center (CLC) Sabah, Malaysia, mengatakan bahwa kesempatan mengikuti pendidikan di Indonesia melalui program ADEM menjadi pengalaman yang sangat berarti.

“Sekolah Indonesia di Malaysia masih terbatas, sehingga kami diberi kesempatan untuk belajar di Indonesia dengan fasilitas yang lebih baik. Saya bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini,” ungkapnya.

Nani menyampaikan bahwa Hari Pendidikan Nasional juga menjadi pengingat atas perjuangan menghadirkan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Berkat perjuangan Bapak Ki Hadjar Dewantara, pendidikan sekarang bisa dinikmati lebih luas. Semoga pendidikan di Indonesia terus berkembang dan fasilitas di daerah-daerah juga semakin baik,” ungkapnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hari Pendidikan Nasional Mendikdasmen Abdul Mu`ti Program ADEM 2 Mei