Lebih dari Sekadar Bertamu, Ini 5 Hikmah Silaturahmi dalam Islam

M. Habib Saifullah | Rabu, 25/03/2026 09:05 WIB


Berikut ini lima hikmah silaturahmi berdasarkan dalil-dalil dalam pandangan Islam Ilustrasi bertamu (Foto: Pexels/Nicole Michalou)

JAKARTA - Tradisi silaturahmi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia, terutama saat merayakan hari Idul Fitri.

Namun, dalam perspektif Islam, aktivitas menyambung tali persaudaraan ini bukan sekadar rutinitas sosial, melainkan ibadah yang memiliki landasan teologis kuat dan manfaat nyata bagi kehidupan.

Silaturahmi berasal dari kata shilah (menyambung) dan rahim (kasih sayang). Secara substansi, menjaga hubungan baik dengan sesama manusia merupakan salah satu indikator keimanan seseorang.

Berikut ini lima hikmah silaturahmi berdasarkan dalil-dalil dalam pandangan Islam:

Baca juga :
Sepertiga APBN Dibiayai Utang, Pemerintah Diminta Serius Antisipasi Dampak Perang Teluk

1. Meluaskan Rezeki dan Memperpanjang Usia

Baca juga :
6 Perbedaan Nyata Antara Tikus Rumah dan Tikus Got

Salah satu keutamaan yang paling sering disebutkan adalah korelasi antara silaturahmi dengan keberkahan usia dan harta. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Baca juga :
Ini Kisah Wanita yang Mendapat Salam dari Allah SWT

"Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari & Muslim).

2. Tanda Kesempurnaan Iman

Silaturahmi merupakan parameter kualitas spiritual seorang Muslim. Islam menempatkan adab terhadap tamu dan kerabat setara dengan ketaatan kepada Sang Pencipta.

3. Mendekatkan Diri kepada Rahmat Allah

Menjaga silaturahmi berarti menjaga hubungan dengan Allah SWT. Sebaliknya, memutuskannya dapat menjauhkan seseorang dari rahmat-Nya.

4. Menjadi Kunci Pembuka Pintu Surga

Ibadah sosial seperti silaturahmi memiliki bobot pahala yang sangat besar, bahkan menjadi wasilah (perantara) masuknya seseorang ke dalam surga.

5. Menjaga Keharmonisan dan Menghapus Permusuhan

Secara psikologis dan sosial, silaturahmi berfungsi sebagai media rekonsiliasi. Dalam Al-Qur`an, Allah SWT memerintahkan umat manusia untuk bertakwa dan menjaga hubungan kekeluargaan demi terciptanya tatanan masyarakat yang harmonis:

وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

"Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu." (QS. An-Nisa: 1).

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Keutamaan Silaturahmi Idul Fitri Hikmah Silaturahmi