Utang Luar Negeri Indonesia Capai USD434 Miliar di Januari 2026

Budi Wiryawan | Senin, 16/03/2026 18:05 WIB


Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya Ilustrasi Rupiah. (Foto: Yahoo)

JAKARTA - Awal tahun 2026 ini, Bank Indonesia (BI) melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap terjaga

Posisi ULN Indonesia pada Januari 2026 tercatat sebesar USD434,7 miliar atau secara tahunan tumbuh 1,7 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2025 sebesar 1,8 persen (yoy).

"Perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Senin (16/3/2026).

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Baca juga :
Teken MoU, MPR Bakal Dilibatkan dalam Putusan MK

Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 29,6 persen pada Januari 2026, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,6 persen dari total ULN.

Baca juga :
Trump Sebut MoU Damai dengan Iran Telah Berakhir

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Baca juga :
Berbagai Keutamaan Sholat Safar bagi Musafir

Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank Indonesia Utang Luar Negeri Januari 2026