Anggota DPR Optimistis Transisi Kemenag-Kemenhaj Tidak Ganggu Pelayanan Haji 2026

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 21/02/2026 15:40 WIB


Masalah transisi dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji, secara umum SDM-nya tidak ada masalah. Kita bisa melihat bahwa yang bertugas di Kementerian Haji saat ini juga merupakan orang-orang yang sebelumnya menangani urusan haji di Kementerian Agama Ilustrasi ibadah haji. (Foto: Kemenag)

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni optimistis proses transisi kewenangan penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umroh tidak akan mengganggu kualitas pelayanan jemaah pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Menurut Husni, secara sumber daya manusia (SDM), proses transisi berjalan baik karena sebagian besar pejabat dan petugas di Kementerian Haji dan Umrah saat ini merupakan personel berpengalaman dari Kementerian Agama.

“Masalah transisi dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji, secara umum SDM-nya tidak ada masalah. Kita bisa melihat bahwa yang bertugas di Kementerian Haji saat ini juga merupakan orang-orang yang sebelumnya menangani urusan haji di Kementerian Agama,” ujar Husni.

Usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (21/2/2026), Husni mencontohkan, di Sumatra Utara, pejabat Kantor Wilayah yang kini menangani urusan haji juga memiliki pengalaman panjang di bidang yang sama.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

“Di Sumatra Utara, Kepala Kanwil-nya juga sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Haji di Kanwil Kementerian Agama Sumut. Jadi secara pengalaman dan kompetensi, mereka sudah siap,” kata Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara

Selain kesiapan SDM, Husni menambahkan bahwa pemerintah juga telah meningkatkan kualitas pelatihan bagi petugas haji. Tahun ini, kata dia, para petugas mendapatkan pelatihan lebih panjang dan komprehensif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Secara nasional, petugas haji dilatih dengan tempo yang lebih lama agar benar-benar siap dalam melayani jemaah pada 2026. Tidak ada lagi yang sifatnya instan. Mereka dipersiapkan secara matang, baik dari sisi ilmu, fisik, maupun mental,” jelasnya.

Baca juga :
Komisi VIII DPR: Tambahan Biaya Haji 2026 Harus Ditanggung Negara

Ia menilai peningkatan kualitas pelatihan tersebut penting untuk memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan optimal, mengingat pada masa lalu masih ditemukan petugas yang kurang siap saat bertugas di lapangan.

“Dulu kita masih mendengar ada petugas yang ditunjuk secara mendadak, sehingga pelayanan kepada jemaah belum maksimal. Sekarang, semua dipersiapkan dengan lebih baik,” ucapnya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Husni menyatakan optimisme penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 akan berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita tetap optimistis haji tahun 2026 akan lebih baik dari sebelumnya, karena seluruh aspek, baik kelembagaan maupun kesiapan petugas, sudah dipersiapkan secara matang,” pungkasnya. (*)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info DPR Muhammad Husni Transisi Kemenag Kemenhaj Pelayanan Haji 2026