Triwulan IV 2025, ULN Swasta Turun jadi US$ 192,8 Miliar

Budi Wiryawan | Kamis, 19/02/2026 12:05 WIB


ULN swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,3% terhadap total ULN swasta Bank Indonesia

JAKARTA - Hingga akhir Triwulan IV tahun 20205, Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia naik menjadi US$ 431,7 miliar atau setara Rp7.262 triliun (dengan kurs Rp16.822 per USD) jika dibandingkan Triwulan sebelumnya.

“Perkembangan posisi ULN triwulan IV-2025 terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik,” ucap Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso.

Posisi ULN swasta tercatat sebesar US$192,8 miliar pada triwulan IV-2025, menurun dibandingkan dengan posisi triwulan III-2025 sebesar US$194,5 miliar.

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh penurunan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations).

Baca juga :
Rekening Diblokir Bank Tanpa Prosedur, Ini 4 Langkah Hukum yang Bisa Ditempuh Nasabah

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari sektor industri pengolahan; jasa keuangan dan asuransi; pengadaan listrik dan gas; serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 79,9% terhadap total ULN swasta.

Baca juga :
Szoboszlai Ungkap Alasan Percaya Diri Eksekusi Penalti di Menit Akhir

“ULN swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,3% terhadap total ULN swasta,” tutur Ramdan.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

Baca juga :
Bank Mandiri Labrak KUHAP, Ini Sanksi Bank Blokir Nasabah Tanpa Prosedur
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank Indonesia Utang Luar Negeri Swasta Triwulan IV