Keutamaan dan Pahala Puasa Sunnah Syaban, Yuk Amalkan

M. Habib Saifullah | Selasa, 27/01/2026 18:05 WIB


Rasulullah SAW dikenal memperbanyak puasa di bulan Syaban sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut Ramadan Ilustrasi - Niat dan keuatamaan puasa Syaban (Foto: Pexels/hello aesthe)

JAKARTA - Bulan Syaban merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan dalam Islam. Bulan ini berada tepat sebelum Ramadan dan sering dimanfaatkan umat Islam untuk meningkatkan ibadah, salah satunya dengan melaksanakan puasa sunnah.

Rasulullah SAW dikenal memperbanyak puasa di bulan Syaban sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut Ramadan.

Puasa sunnah Syaban menjadi amalan yang dianjurkan karena mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad SAW.

Dalam hadis riwayat Aisyah RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa sunnah dalam satu bulan sebanyak puasa beliau di bulan Syaban, kecuali Ramadan.

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

Berikut Bacaan Niat Puasa Sunnah Syaban

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri Sya‘bâna sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah bulan Syaban karena Allah Ta‘ala.”

Keutamaan Puasa Sunnah Syaban:

1. Mengikuti amalan yang dicintai Rasulullah SAW

Puasa Syaban berpahala karena meneladani kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang memperbanyak puasa di bulan ini. Aisyah RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW paling banyak berpuasa sunnah di bulan Syaban selain Ramadan.

2. Amal diangkat kepada Allah SWT dalam keadaan berpuasa

Syaban adalah bulan diangkatnya amal-amal manusia. Rasulullah SAW menyukai amalnya diangkat saat beliau berpuasa, sehingga puasa Syaban memiliki nilai pahala tersendiri di sisi Allah SWT.

“Syaban adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Tuhan semesta alam.” (HR. An-Nasa’i)

3. Pahala ibadah di waktu yang sering dilalaikan

Syaban berada di antara Rajab dan Ramadan, sehingga banyak orang lalai. Ibadah yang dilakukan di waktu kelalaian memiliki keutamaan karena menunjukkan keikhlasan dan kesungguhan dalam beribadah.

“Itulah bulan yang sering dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadan." (HR. An-Nasa’i)

4. Persiapan berpahala menuju Ramadan

Puasa sunnah Syaban menjadi latihan fisik dan spiritual sebelum Ramadan. Persiapan ini membantu menyempurnakan pelaksanaan puasa wajib, yang pada akhirnya menambah nilai pahala ibadah Ramadan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Puasa Sunnah Puasa Syaban Niat Puasa Syaban