Prabowo Koreksi Desain IKN, Minta Penambahan Embung

M. Habib Saifullah | Jum'at, 16/01/2026 03:05 WIB


Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah koreksi desain pada Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan meminta penambahan embung Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: Habib/Katakini.com)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah koreksi desain pada Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan mempertimbangkan fungsi dan menyeimbangkan iklim kalimantan timur yang panas, melalui penambahan embung.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai Presiden Prabowo mengunjungi IKN pertama kali sejak menjabat sebagai presiden.

"Misalnya sebuah kawasannya ini perlu diperhatikan desainnya dan fungsinya, misalnya penambahan embung-embung. Karena di sana kan, apa namanya masalah iklim itu kan satu panas," kata Mensesneg dalam keteragannya, dikutip Jumat (16/1/2026).

"Kedua, ada potensi karena di wilayah yang namanya pulau yang banyak hutan ada juga potensi kebakaran hutan," lanjut dia.

Baca juga :
Legislator NasDem Soroti Dugaan Jaksa Cari-cari Kasus Demi Target Kinerja

Mensesneg juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah meminta Kepala OIKN Basuki Hadimuljono untuk memerhatikan desain untuk mengantisipasi terjadinya karhutla.

Baca juga :
Legislator PKB Dorong Pemerintah Buka Jalur Penyeberangan Baru ke Bali

Basuki, kata Prasetyo, telah melaporkan sejumlah metode untuk memasang sensor panas di kawasan IKN untuk mendeteksi potensi karhutla.

"Kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa yang namanya metode dipasang sensor-sensor gitu, ini minta untuk diuji coba terus," kata dia.

Baca juga :
Legislator PDIP Desak Pemerintah Percepat Satu Data Korban Pelanggaran HAM Berat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mensesneg Prasetyo Hadi Prabowo Subianto Desain IKN